Referensi Skripsi Terbaru | Download Skripsi Gratis

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Monday, April 15, 2013

Download Skripsi Gratis Kimia: Isolasi dan Identifikasi Senyawa Antosianin dari Kulit Buah Anggur

Allah SWT menciptakan tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan beraneka
ragam, sebagaimana yang telah disebutkan dalam QS. al-An’am; 99, QS. QS.al-
Mukminun:19, QS. ar-Ra’d: 4 and QS. an- Nahl:11. Segala ciptaan-Nya tersebut
diperuntukkan kepada manusia sebagai makanan, obat dan lain-lain.
Anggur Prabu Bestari (Vitis vinifera L.) dari suku Vitaceae merupakan
salah satu jenis tanaman yang memiliki senyawa antosianin yang memiliki
beberapa aktifitas farmakologi seperti antioksidan dan antikanker. Penelitian ini
bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi antosianin dari kulit buah
anggur. Telah dilakukan isolasi senyawa antosianin dari kulit buah anggur dengan
variasi pelarut metanol p.a, etanol 95% dan air dengan menggunakan HCl 1%.
Kromatografi lapis tipis dilakukan dengan variasi eluen Forestal= HCl Pekat-
Asam Asetat Glasial-Air (3: 30 : 310), BAA= n-butanol-Asam Asetat-Air (4 : 1 :
5), Format (2:5:3), eluen etil asetat-asam asetat glasial-asam format:air
(10:1,1:1,1:2,6), dan n-butanol-asam asetat glasial-air (5:1:2) menggunakan plat
silika gel FG254 untuk memisahkan antosianin.
Didapat pelarut terbaik yakni ekstrak dari etanol 95% dengan hasil ekstrak
kasar 38, 4713 gram berupa ekstrak cair pekat warna merah tua berhasil
mengekstrak jenis antosianin dengan jumlah terbanyak yaitu 3 komponen.
Eluen yang terbaik untuk memisahkan senyawa antosianin yakni etil asetat-asam
asetat glasial-asam format-air (10:1,1:1,1:2,6), dari ekstrak etanol 95% 3
komponen. Secara keseluruhan elusidasi KLT dengan eluen etil asetat-asam asetat
glasial-asam format-air (10:1,1:1,1:2,6) dapat memisahkan 4 komponen dari
ekstrak kulit buah anggur dengan Rf 1 yaitu 0,08 dan 0,09 Rf 2 yaitu 0,22 dan
0,24 Rf 3 yaitu 0,46 dan Rf 4 yaitu 0,6.
Hasil Identifikasi dengan FTIR dan UV-Vis isolat 1 (Rf= 0,08) yaitu
pelargonidin 3-monoglukosida, dan isolat 2 (Rf= 0,24) yaitu pelargonidin 3,5
diglukosida, sedangkan isolat 3 (Rf= 0,6) diduga pelargonidin 3,5 diglikosida
dengan perbedaan posisi glikosida dengan isolat 2. Pada komponen 4 (Rf= 0, 46)
belum teridentifikasi dan terisolasi.
File Download
Abstrak-Indonesia.pdf Abstrak-Indonesia.ps
Abstrak-Inggris.pdf Abstrak-Inggris.ps
Pendahuluan.pdf Pendahuluan.ps
Full Text.pdf Full Text.ps


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment