Referensi Skripsi Terbaru | Download Skripsi Gratis

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Sunday, July 5, 2015

Strategi Pengembangan Agroindustri Salak (Kasus : Desa Parsalakan, Kec. Angkola Barat, Kab.Tapanuli Selatan)

Sitompul, Arnol 
 Arnol Sitompul (090304025), 2014 dengan judul skripsi “Strategi Pengembangan Agroindustri Salak” (Kasus : Desa Parsalakan Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan). Penelitian skripsi ini dibimbing oleh bapak Ir. Yusak Maryunianta, M.Si sebagai Ketua Komisi Pembimbing dan Ibu Ir. Lily Fauzia, M.Si sebagai Anggota Komisi Pembimbing. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2013. Tujuan Penelitian adalah untuk mengidentifikasi faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam mengembangkan agroindustri salak dan menentukan strategi pengembangan agroindustri salak di daerah penelitian. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa daerah ini merupakan daerah yang potensial bagi pertumbuhan tanaman salak dan telah ada industri pengolahannya. Metode yang digunakan dalam penentuan sampel dalam penelitian ini adalah metode Purposive Sampling untuk produsen, industri, lembaga pendukung, pedagang dengan metode pengambilan sampel dengan Snowball Sampling dan konsumen dengan metode accidental . Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode SWOT. Hasil penelitian diperoleh (1) Kekuatan agroindustri salak dalam pengembangan agroindustri salak di daerah penelitian adalah ketersediaan bahan baku yang melimpah, ketersediaan tenaga kerja yang banyak, variasi jenis produk banyak (dodol salak, keripik salak, kurma salak, madu salak, sirup salak, nagogo drink, agar-agar salak), memiliki sertifikat produk, jumlah produksi bertambah dan produk sudah mulai dikenal masyarakat. Kelemahan agroindustri salak dalam pengembangannya di daerah penelitian adalah keterbatasan modal, kurangnya tenaga profesional, kurangnya kemitraan industri. Peluang agroindustri salak dalam pengembangnya di daerah penelitian adalah pemasaran yang cukup luas, adanya dukungan Pemda, sarana dan prasarana yang mendukung, nilai jual olahan salak tinggi, sistem birokrasi dan keamanan yang baik. Ancaman agroindustri salak dalam pengembanganya di daerah penelitian adalah ketidakstabilan harga salak, kurang partisipasi petani dalam pelatihan, dan kurangnya koordinasi antara instasi Pemda. (2) Strategi pengembangan agroindustri salak di daerah penelitian berada pada daerah kuadran I. Hal ini berarti bahwa pengembangan agroindustri salak berada pada strategi SO (strengths-Opporunities) atau strategi agresif (growth oriented strategy) yaitu dengan melakukan melakukan kegiatan dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi olahan salak dan melakukan pemasaran produk hingga ke pasar luar negeri dan memanfaatkan dukungan Pemkab, sarana dan prasarana untuk mempromosikan berbagai produk yang telah bersertifikat.


Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi


Artikel Terkait:

2 comments:

Post a Comment