Referensi Skripsi Terbaru | Download Skripsi Gratis

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Sunday, July 5, 2015

Analisis Pendapatan Nelayan Tradisional Dibandingkan Dengan Upah Minimum Regional di Kecamatan Meulaboh Kabupaten Aceh Barat

Nasution, Pebyanggi Syah Umar

Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan yang terdiri dari belasan ribu pulau. Kenyataan ini memungkinkan timbulnya struktur kehidupan perairan yang memunculkan pemukiman-pemukiman penduduk di sekitar garis pantai contohnya nelayan. Nelayan adalah orang yang secara aktif melakukan pekerjaan dalam operasi penangkapan ikan dan binatang air lainnya. Tingkat kesejahteraan nelayan sangat ditentukan oleh hasil tangkapannya. Banyaknya tangkapan tercermin pula besar pendapatan yang diterima dan pendapatan tersebut sebagian besar untuk keperluan konsumsi keluarga. Dengan demikian tingkat pemenuhan kebutuhan konsumsi keluarga atau kebutuhan fisik minimum (kfm) sangat ditentukan oleh pendapatan yang diterima Adapun tujuan dari penelitian ini adalah; (1) untuk menganalisis tingkat pendapatan nelayan tradisional dari melaut di daerah penelitian. (2) untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pendapatan nelayan tradisional di daerah penelitian. (3) untuk mengetahui komparasi tingkat pendapatan nelayan tradisional dengan Upah Minimum Regional (UMR) di daerah penelitian. Metode penelitian ditentukan secara purposive, yaitu secara sengaja di Kecamatan Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) karena di daerah ini penduduknya sebagian besar bermatapencaharian sebagai nelayan dan merupakan nelayan yang masih tradisional. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : (1) adapun tingkat pendapatan nelayan tradisional di daerah penelitian diperoleh nilai dengan rata-rata Rp. 4.211.542,67 dan dapat disimpulkan pendapatan di daerah penelitian adalah tinggi, (2) pengalaman melaut dan biaya produksi berpengaruh nyata terhadap variabel pendapatan. Sedangkan variabel umur, pendidikan, jumlah tanggungan, dan biaya investasi tidak berpengaruh nyata secara parsial terhadap variabel pendapatan, (3) pendapatan nelayan sampel di daerah penelitian berada diatas upah minimum regional provinsi NAD, dimana rata-rata pendapatan nelayan sampel sebesar Rp. 4.211.542,67


Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi


Artikel Terkait: