Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Friday, June 9, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi al-Ahwal al-Syakhshiyyah,:Pemahaman tentang mawaddah dan rahmah dalam pembentukan keluarga sakinah: Studi pada masyarakat Kelurahan Kepanjen Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang

Abstract

INDONESIA:
Skripsi yang berjudul Pemahaman Masyarakat Kelurahan Kepanjen Kabupaten Malang Tentang Mawaddah dan Rahmah Dalam Pembentukan Keluarga Sakinah, ini membahas permasalahan-permasalahan mengenai pemahaman- pemahaman masyarakat di Kelurahan Kepanjen tentang mawaddah dan rahmah yang bertujuan untuk membina dan membentuk keluarga sakinah.
Munculnya permasalahan di atas, di karenakan adanya perbedaan dalam penerapan dalam membina dan membentuk suatu keluarga yang sakinah dengan apa yang masyarakat pahami. Sehingga tidak sedikit orang yang paham akan mawaddah dan rahmah, tetapi masih belum bisa menerapkannya demi tercapainya keluarga yang sakinah.
Untuk menjawab permasalahan di atas, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dan untuk mengumpulkan data-data yang di butuhkan, kemudian membaca data yang telah di peroleh untuk di pahami kemudian dicatat untuk di olah yaitu dengan menyusun dan mensistematiskan data sebagaimana yang di perlukan. Untuk memperoleh kesimpulan sekaligus jawaban di atas peneliti menggunakan metode kualitatif yang juga disebut metode naturalistik, karena lebih alamiah dan dengan kondisi apa adanya. Sehingga tidak bisa di manipulasi atau di rekayasa. Hal dilatar belakangi dengan tingginya nilai perceraian di Kabupaten Malang.
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan bahwa pemahaman tentang makna mawaddah dan rahmah harus di barengi dengan dasar agama. Karena atas dasar agama orang akan lebih memahami satu sama lain. Dan karena agama juga benteng bagi semua orang untuk mencari rahmat dan ridho Allah SWT. Sehingga, jika keluarga itu sudah bisa merasakan mawaddah dan rahmah-Nya maka akan terwujud sakinah dalam suatu rumah tangga.
ENGLISH:
Thesis entitled Understanding Community Village Kepanjen Malang About Mawaddah and Rahmah In the Family Formation Sakinah, discusses issues concerning understandings of society in Sub Kepanjen about mawaddah and mercy which aims to foster and establish sakinah family.
The emergence of the above problems, is because of differences in the application in building and forming a family with what society sakinah understand. So that not a few people who understand the mawaddah and a blessing, but still not able to apply for the achievement of the sakinah family.
To answer the above problems, researchers using qualitative research methods and to gather data on the need, then read the data that has been obtained to understand later on if that is accounted for by compiling and systematize the data as necessary. To obtain answers to the above conclusion as well as researchers using qualitative methods are also called the naturalistic method, because it is more natural and with what conditions are. So can not be manipulated, or in engineering. It was triggered by the high value of divorces in Malang.

According to analysis has been carried out that understanding the meaning mawaddah and mercy should at barengi the basis of religion. Because on the basis of religious people will better understand one another. And because religion is also a stronghold for all people to seek mercy and blessings of Allah SWT. Thus, if the family can already feel mawaddah and His mercy will be manifested sakinah in a household.
BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah
 Perkawinan adalah suatu hal yang telah dianjurkan bahkan wajib hukumnya oleh agama Islam terutama bagi yang mampu, baik mampu lahiriyah maupun batiniyah. Adapun salah satu tujuan dari sebuah pernikahan yakni ingin membangun rumah tangga yang telah dicita-citakan yaitu rumah tangga yang sakinah. Selain ingin memiliki keturunan yang halal demi menjaga kesucian nasab keluarga. Adapun firman Allah SWT yang menganjurkan seorang muslim dan muslimah agar menciptakan keluarga yang sehat. 2 Dalam Al-Qur‟an Allah telah berfirmanArtinya : “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir“. Dalam ayat di atas telah tersirat kata mawaddah wa rahmah, hal ini sebagai petunjuk untuk mencapai tujuan suatu keluarga yang sakinah. Tuhan menjadikan hubungan kejiwaan diantara suami istri sangat kuat yang terkadang melebihi hubungan mereka dengan orang-orang yang paling dekat yakni orang tua.2 Maksud dari tanda-tandanya yakni hujjah-hujjah dan dalil-dalil yang menunjukkan tentang adanya Allah, ilmu, dan rahmat-Nya, yang mengharuskan manusia itu menyembah serta mentauhidkan-Nya dalam beribadah. Dan juga dalildalil yang menunjukkan kekuasaanNya dalam membangkitkan dan membalas amal perbuatan manusia. Dia yang menjadikan hambaNya berpasang-pasangan (suamiistri), agar mearasa tentram karena ada persamaan jenis.3 Dan Allah Pula yang menjadikan antara suami istri kasih yaitu cinta dan rahmat yakni rasa sayang. Dan 1 Al-Qur‟an dan terjemahannya surat Ar-Rum(30):21 2 Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy, Tafsir Al-Qur‟anul Majid An-Nuur (Semarang:Pustaka Rizki Putra, 2000), 3170. 3 Syaikh Abu Bakar Jabir Al-Jaziri, Aisar At-Tafaasir li Al-Kalami Al-Aliyi Al-KAbir, diterjemahkan oleh Edi Suwanto dalam Tafsir Al-Qur‟an Al-Aisar jilid 5 (Jakarta : Darus Sunnah, 2008), 651. 3 semua itu mengharuskan manusia untuk menegaskan, mencintai, serta menaati-Nya artinya mengerjakan apa-apa yang diridhoi Allah serta menjauhkan segala yang dilarang. Ayat lain mempunyai makna semisal ialah firman- Artinya : “Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar Dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, isterinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah Dia merasa ringan (Beberapa waktu). kemudian tatkala Dia merasa berat, keduanya (suami-isteri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: "Sesungguhnya jika Engkau memberi Kami anak yang saleh, tentulah Kami terraasuk orang-orang yang bersyukur". Yaitu hawa yang diciptakan Allah dari tulang rusuk bagian kiri Adam. Seandainya Allah menjadikan seluruh anak Adam laki-laki dan menjadikan wanita dari jenis yang lainnya seperti dari bangsa jin atau hewan, niscaya perasaan kasih sayang di antara mereka dan di antara berbagai pasangan tidak akan tercapai, bahkan akan terjadi sesuatu ketidaksenangan seandainya pasangan itu berbeda jenis. Allah 4 Al-Qur‟an Surat Al-A‟raf (07) : 189 4 menunjukkan rahmat-Nya dengan menjadikan pasangan mereka dari jenis mereka sendri serta menjadikan perasaan cinta dan kasih sayang diantara mereka.5 Sesungguhnya penciptaan hamba Allah adalah dari tanah, diciptakan pula istri-istri, dan dilestarikannya rasa cinta dan kasih sayang, terdapat pelajaran bagi orang yang memikirkan seluk beluk semua kejadian itu disasari oleh hikmah dan maslahat.6 Semua itu diciptakan untuk berbagai tujuan. Hal ini perlu dipikirkan oleh setiap orang yang berakal dan bijaksana supaya dapat mencapai pengetuhuan mengenainya secara hakiki. Keluarga yang sakinah bukan berarti keluarga yang perjalanannya terus mulus tanpa konflik atau masalah-masalah dalam rumah tangga akan tetapi bagaimana seseorang itu dapat menyelesaikan konflik atau masalah-masalah dalam suatu rumah tangga. Dan bagaimana seorang suami yang di ibaratkan sebagai nahkoda dalam bahtera rumah tangga dapat membawa dan melindungi keluarganya dari gelombang perjalanan rumah tangganya yang entah kapan akan menghantam keluarga itu. Karena dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, disamping memberikan dampak yang positif juga dapat memberikan dampak yang negatif terhadap eksistensi rumah tangga. Bahkan dapat merusak nilainilai agama dan menyebabkan timbulnya keretakan dalam suatu rumah tangga itu sendiri. Sedangkan Islam memberikan ajaran agar rumah tangga menjadi surga yang dapat menciptakan ketentraman, ketenangan, dan kebahagiaan. Maka dari itu seseorang yang akan menuju ke jenjang pernikahan harus siap dalam segala hal, baik siap lahir maupun batin. Suatu pernikahan dan membangun rumah tangga juga merupakan sunnah Rasulullah. Menjalankan sunnah Rasulullah untuk menuju rumah tangga yang sakinah, tidak akan terwujud jika kedua belah pihak tidak ada rasa saling menyayangi, saling menghormati, saling menghargai, saling melengkapi dan menutupi atas kekurangan dan kelebihan masing-masing. Segalanya akan tercipta sebagaimana yang di cita-citakan seseorang jika memiliki fondasi yang kuat terutama agama. Jika suatu pasangan suami-istri sudah tidak memiliki komitmen untuk membangun keluarga dengan baik, maka mereka sudah terjerumus kekeliruan besar sejak awal, saling balas dendam, bahkan mulai berputus asa yang akhirnya nanti bisa berakibat perceraian dalam rumah tangga.7 Hal tersebut merupakan contoh kegagalan dalam rumah tangga dan ketidak mampuan menghadapi masalah didalamnya. Hal seperti ini masih sering terjadi meskipun bentuk masalah yang dihadapi tidak harus sama. Akhirnya anaklah yang yang harus menjadi korban didalam perceraian karena keegoisan orang tuanya. Maka dari itu begitu sangat pentingnya bagi pasangan suami-istri akan berpondasikan agama yang kuat. Banyak sekali konsep-konsep tentang keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah, akan tetapi bagaimana masyarakat di Kepanjen mewujudkan dan menerapkan konsep-konsep tersebut yakni menuju keluarga yang sakinah, 7 Abu Muhammad Waskito, Muslimah Wedding (Jakarta;Pustaka Al-Kautsar, 2007)., 213. 6 mawaddah wa rahmah yang sangat didambakan oleh banyak pasangan suami-istri. Tanpa pondasi agama, pernikahan yang sah, bahkan pergaulan yang sangat mempengaruhi seseorang dalam bermoral demi nasab keluarganya, keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah tidak akan bisa terwujud dengan semestinya. Hal ini juga terjadi di kelurhan Kepanjen. Fenomena yang terlihat di Kepanjen banyak sekali keluarga yang sukses di masyarakat ataupun organisasi-organisasi lainnya. Sehingga tidak sedikit keluarga yang terlihat sangat terpandang di masyarakat. Masyarakat Kepanjen beragam dalam memandang konsep mawaddah dan rahmah. Mayoritas mereka memandang mawaddah dan rahmah adalah kasih sayang kepada istri dan keluarga, serta rasa seorang suami kepada istri untuk ingin bersama sampai akhir hayat. Serta memiliki keturunan yang sukses pula. Akan tetapi apakah para keluarga-keluarga ini sudah termasuk menerapkan keluarganya sebagai keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Apakah mereka termasuk sukses dalam membangun rumah tangganya hingga anak-anak mereka pula. Dan bagaimana para keluarga-keluarga ini mengahadapi konflik-konflik dalam bahtera rumah tangganya yang masih mampu membawa anaknya dalam kesuksesan. Dan sejauh mana penerapan masyarakat Kepanjen mengenai keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Atas latar belakang inilah kami mencoba mengangkat fenomena yang ada di masyarakat Kepanjen dalam studi fenomena penelitian hukum Islam mengenai keluarga sakinah. Sebagai upaya untuk memahami dan menerapkan mawaddah wa rahmah dalam keluarga sakinah di mayarakat Kepanjen.
B.     Rumusan Masalah
 Rumusan masalah digunakan agar pembahasan pada penelitian ini lebih terarah dan sistematis. Maka dari itu peneliti memberikan batasan-batasan bahasan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, maka masalah yang dapat peneliti rumuskan adalah sebagai berikut: 1. Bagaimana pemahaman masyarakat Kepanjen tentang konsep mawaddah wa rahmah menurut ajaran Islam? 2. Bagaimana penerapan pemahaman mawaddah wa rahmah terhadap terbentuknya keluarga sakinah di Kelurahan Kepanjen? C. Tujuan Penelitian

 Adapun tujuan dari penelitian tersebut, antara lain: 1. Ingin mengetahui pemahaman masyarakat kepanjen tentang mawaddah dan rahmah. 2. Ingin mengetahui penerapan masyarakat Kepanjen tentang mawaddah dan rahmah guna terwujudnya keluarga sakinah.
Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi al-Ahwal al-Syakhshiyyah" :  PPemahaman tentang mawaddah dan rahmah dalam pembentukan keluarga sakinah: Studi pada masyarakat Kelurahan Kepanjen Kecamatan Kepanjen Kabupaten MalangUntuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment