Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Saturday, June 10, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi al-Ahwal al-Syakhshiyyah:Teori maslahah mursalah Wahbah Zuhaili relevansinya dengan pernikahan sirri di Indonesia

Abstract

INDONESIA:
Penelitian ini berawal dari sebuah pandangan bahwa teori Maslahah Mursalah Wahbah Zuhaili memiliki ciri tersendiri dengan pendahulunya semisal Imam Malik, Imam Ghazali, Syatibi dan Najamudin al Thufi. Hipotesa awal peneliti adalah bahwa teori Maslahah Mursalah Wahbah Zuhaili yang semacam ini memiliki keterkaitan bila dihubungkan dengan permasalahan nikah sirri yang terjadi di Indonesia.
Akibatnya timbul kegelisahan akademik peneliti dengan memunculkan pertanyaan bagaimanakah teori msalahah mursalah versi Wahbah Zuhaili dan bagaimanakah relevansinya dengan pernikahan sirri di Indonesia. Atas terjawabnya pertanyaan tersebut diharapkan penelitian ini dapat menemukan relevansi teori maslahah mursalah versi Wahbah Zuhaili dengan permasalahan nikah sirri di Indonesia. Untuk menjawab pertanyaan tersebut peneliti melakukan penelitian studi kepustakaan menggunakan pendekatan filosofis logis dengan pertimbangan bahwa pemikiran Wahbah Zuhaili tergolong khas danresponsive.
Setelah dilakukan penelitian ditemukan jawaban atas rumusan masalah yang pertama bahwa menurut Wahbah Zuhaili maslahah mursalah adalah dalil hukum yang independen sebagaimana al Quran dan al Sunnah, beroperasi hanya dalam bidang muamalah dan mempunyai tiga syarat yaitu: a. maslahah harus bersifat hakiki bukan dugaan kuat (dzaan) atau dugaan saja (wahmiyah), b. maslahah harus tidak bertentangan dengan nash baik Quran, Sunnah, dan ijma’ sahabat, c. maslahah harus bersifat umum bukan khusus. Dari ketiga syarat yang disebutkan oleh Wahbah Zuhaili tersebut tidak satupun dari ketiga maslahah yang memenuhi syarat-syarat tersebut. Itu artinya teori maslahah mursalah versi Wahbah Zuhaili tidak relevan bila dikaitkan dengan permasalahan nikah sir di Indonesia.
Atas hasil tersebut peneliti menyarankan bahwa seharusnya maslahah mursalah yang nota bene merupakan salah satu metode istinbath hukum yang menggunakan pendekatan maqosid al syariah, mestinya dapat diterima oleh umat islam sebagai dasar dalam menetapkan hukum islam termasuk menentukan dilarang atau tidaknya pernikahan sirri di Indonesia termasuk juga untuk menentukan apakah pernikahan sirri di Indonesia maslahah atau tidak.
ENGLISH:
This research stems from a view that the theory of Maslahah Mursalah Wahbah Zuhaili has its own characteristics with its predecessor such as Imam Malik, Imam Ghazali, Syatibi and Najamudin al Thufi. Initial hypothesis is that the theory of Maslahah Mursalah Wahbah Zuhaili that this kind has relevance when associated with marital problems that occurred Sirri marriage in Indonesia.
Anxieties arise as a result of academic researchers to raise the question how the theory of Maslahah Mursalah Wahbah Zuhaili and its relevance to the Sirri marriage in Indonesia. By answering this question, this study hoped to find relevance theory of Maslahah Mursalah Wahbah Zuhaili version with the problem of Sirri marriage in Indonesia. To answer this question, researcher conducted a literature study of research using logical philosophical approach to the consideration that the thought of Wahbah Zuhaili quite distinctive and responsive.
After studying, it found an answer to the first formulation of the problem that according to Maslahah Mursalah Wahbah Zuhaili is an independent legal argument as the Qur'an and al Sunnah, operate only in areas Muamalah and have three requirements: a. Maslahah should be intrinsic rather than a strong suspicion or conjecture, b. Maslahah should not conflict with either the Qur'an, Sunnah, and Ijma 'of comrade, c. Maslahah should be general rather than specific. From the three conditions are mentioned by the maslahah Wahbah Zuhaili none of the three that meet these requirements. It means that the theory of Maslahah Mursalah Wahbah Zuhaili version is irrelevant when associated with marital problems Sirri marriage in Indonesia.

The above results suggest that researcher should be Maslahah Mursalah in which usually is one method that uses the approach of law Istinbath maqosid al Shariah, should be accepted by Muslims as a basis in Islamic law, including setting determines whether or not marriage is prohibited Sirri in Indonesia as well as to determine whether Sirri marriage in Indonesia is good or not

Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi al-Ahwal al-Syakhshiyyah" :Teori maslahah mursalah Wahbah Zuhaili relevansinya dengan pernikahan sirri di IndonesiaUntuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment