Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Tuesday, June 13, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi Psikologi: Hubungan pola asuh otoriter dengan perilaku agresi pada anak jalanan di Griya Baca Kota Malang.

Abstrak

INDONESIA:
Aksi-aksi kekerasan terjadi dimana saja, seperti di jalan-jalan, di sekolah, bahkan di kompleks-kompleks perumahan. Aksi-aksi tersebut dapat berupa kekerasan verbal (mencaci maki) maupun kekerasan non verbal (memukul, meninju). Agresivitas yang ilakukan oleh individu akan berdampak terhadap dirinya juga. Bahaya agresivitas terhadap individu itu sendiri adalah orang lain akan menjauhi pelaku yang hanya akan menyakiti orang lain tanpa berfikir panjang akibat yang akan di dapat setelah menyakiti orang lain. Agresi menurut Berkowitz (1995) adalah segala bentuk perilaku yang dimaksudkan untuk menyakiti seseorang, baik secara verbal maupun non verbal. Salah satu factor yang mempengaruhi agresivitas adalah pola asuh orangtuanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara pola asuh otoriter dengan perilaku agresi pada anak jalanan di Griya Baca Kota Malang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah anak jalanan binaan Griya Baca Kota Malang. Sampel penelitian ini sebanyak 30 anak dan pengambilan data menggunakan metode angket, wawancara, observasi serta dokumentasi. Sedangkan untuk pengolahan data dianalisis dengan product moment correlation dari pearson dan untuk menguji reliabilitas dan daya beda peneliti memakai rumus Alpha Cronbach.
Dari hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan pola asuh otoriter, sebagian besar yaitu sebanyak 19 orang (63%) mempunyai pola asuh yang tergolong tinggi, 11 orang (37%) mempunyai pola asuh yang tergolong sedang, sedangkan pola asuh yang tergolong rendah tidak ada (0%). Sedangkan perilaku agresi pada anak jalanan pada umumnya tergolong dalam kategori tinggi. Hal ini ditunjukan dengan adanya hasil analisis dari 30 item dari masing-masing responden berjumlah 30 anak diperoleh 27 anak (90%) untuk kategori tinggi, 1 anak (3%) masuk kategori sedang, 2 anak (7%) pada kategori rendah.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pola asuh otoriter mempunyai hubungan dengan perilaku agresi. Hal ini dibuktikan dari hasil analisa yang telah dilakukan, diketahui bahwa pola asuh otoriter mempunyai hubungan dengan perilaku agresi dengan prosentase 51,4%. Berdasarkan hasil perhitungan statistik ditemukan nilai r hitung (0.514) sedangkan p (0.004) < r (0.05). Artinya terdapat hubungan antara Pola Asuh Otoriter Dengan Perilaku Agresi Di Griya Baca Kota Malang signifikan, dan dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif antara Pola Asuh Otoriter Dengan Perilaku Agresi sehingga hipotesis penelitian ini diterima atau terbukti. Semakin tinggi Pola Asuh Otoriter seseorang, maka semakin tinggi pula Perilaku Agresinya.
INGGRIS:
Tindakan pelecehan terjadi di mana saja, seperti di jalan-jalan, di sekolah-sekolah, bahkan di kompleks perumahan. Tindakan tersebut dapat mencakup pelecehan verbal (mencaci) dan non-verbal kekerasan (memukul, meninju). Agresivitas yang dilakukan oleh individu yang memiliki dampak pada dirinya juga. Dampak buruk dari agresivitas terhadap diri individu adalah orang lain akan tinggal jauh dari aktor yang hanya akan menyakiti orang lain tanpa memikirkan efek yang akan dapatkan setelah menyakiti orang lain. Agresi oleh Berkowitz (1995) adalah setiap bentuk perilaku yang dimaksudkan untuk menyakiti seseorang, baik secara verbal maupun non-verbal. Salah satu faktor yang mempengaruhi agresivitas adalah orangtua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara pola asuh otoriter dengan perilaku agresif anak jalanan di Griya Baca Malang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk korelasi. Populasi dalam penelitian ini dibantu anak jalanan Griya Baca Malang. Sampel dari penelitian ini adalah 30 anak-anak dan pengambilan data menggunakan kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Dan untuk pengolahan data tersebut dianalisis dengan produk Pearson korelasi momen dan untuk menguji keandalan dan kekuatan peneliti yang berbeda menggunakan rumus Alpha Cronbach.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pola asuh otoriter, sebagian besar 19 orang (63%) memiliki perilaku agresif yang relatif tinggi, 11 orang (37%) diklasifikasikan sebagai memiliki moderat untuk perilaku agresif, sementara perilaku agresif, relatif rendah atau 0%. perilaku agresif anak jalanan umumnya diklasifikasikan dalam kategori tinggi. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis dari 30 item dari masing-masing responden bahwa 30 anak diperoleh 27 anak (90%) untuk kategori tinggi, 1 anak (3%) dikategorikan, 2 anak-anak (7%) di rendah kategori.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter memiliki hubungan dengan perilaku agresif. Hal ini terbukti dari analisis yang telah dilakukan, diketahui bahwa otoriter hubungan orangtua dengan perilaku agresif dengan persentase 51,4%. Berdasarkan perhitungan statistik ditemukan nilai r hitung (0,514) sedangkan p (0004) <r (0.05). Hal ini berarti bahwa ada hubungan antara otoriter Parenting Perilaku dengan Agresi Dalam Griya Baca Malang sangat signifikan, dan dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif antara otoriter Parenting Perilaku Agresi dengan hipotesis yang diterima atau terbukti. Semakin tinggi dari pearson asuh otoriter, semakin tinggi perilaku aggresion.


Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Psikologi" : Hubungan pola asuh otoriter dengan perilaku agresi pada anak jalanan di Griya Baca Kota Malang." Untuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini
DOWNLOAD

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment