Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Thursday, June 8, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi al-Ahwal al-Syakhshiyyah:Poligini dalam perspektif teori batas Muhammad Syahrur.



Abstract

Melalui karyanya yang sangat kontroversial, al-Kitâb wal Qur’ân: Qirâ’ah Mu`âshirah, Syahrur menegaskan bahwa teori batas merupakan salah satu pendekatan baru dalam berijtihad, yang digunakan dalam mengkaji ayat-ayat muhkamât dalam al-Qur’an. Teori batas yang digunakan mengacu pada pengertian “batas-batas ketentuan Allah yang tidak boleh di langgar, tapi di dalamnya terdapat wilayah ijtihad yang bersifat dinamis, fleksibel, dan elastis.” Selama tidak bertentangan dengan hukum Islam.
Syahrûr membangun teori batas, yang di dasarkan atas pemahaman terhadap dua istilah yakni al-hanîf dan al-istiqâmah. Berangkat dari dua kata kunci di atas, Syahrur kemudian merumuskan teorinya yang banyak memancing kontroversi. Bagaimana penerapan teori batas pada poligini yang terjadi pada masa sekarang.
Dalam penelitian ini, peneliti berusaha mendeskripsikan teori batas. Penggunaan teori batas dalam Poligini. Dari kedua pokok permasalahan tersebut, peneliti mencoba memaparkan historisitas teori batas dan penggunaanya dalam poligini.
Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (library research), penelitian ini juga termasuk historis faktual, karena yang diteliti adalah pemikiran seseorang. Sedangkan penelitian ini bersifat deskriptif-analitis-eksplanatoris menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun data penelitian ini di kumpulkan melalui studi dokumen atau dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan Content Analysis atau analisis isi buku.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Muhammad Syahrur menerapkan teori batas dalam poligini dengan persyaratan esensial, agar poligini yang dilakukan oleh umat Islam dapat bermanfaat secara sosial bagi pelaku poligini dan orang yang di poligini, maka syarat pertama adalah melibatkan janda yang memiliki anak sebagai istri kedua, ketiga dan keempat. Kedua, harus ada keadilan diantara para anak dari istri pertama dan anak-anak yatim dari janda yang dinikahi berikutnya. Kalau tidak memenuhi dua syarat tersebut, maka perintah poligini akan menjadi gugur. Karena dalam poligini tersebut akan memberikan kemahdharatan dibandingkan dengan kemaslakhatan.
Dilihat dari persyaratan tersebut, ada perbedaan pemikiran antara Syahrur dengan ulama’-ulama’ lainnya yaitu istri kedua sampai keempat harus janda yang memiliki anak. Sedangkan ulama’-ulama lain hanya mempersyaratkan harus bersikap adil terhadap istri, sedangkan menurut Syahrur adil kepada istri tidak wajib. Namun yang wajib berlaku adil adalah ditujukan kepada anak-anak dari istri yang kedua sampai keempat. Karena manusia tidak akan sanggup berbuat adil terhadap semua istri, pasti ada sedikit condong pada salah satu istri.

Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Hukum Bisnis Syariah" :  Poligini dalam perspektif teori batas Muhammad Syahrur.Untuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment