Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Tuesday, June 13, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi Psikologi:Perbedaan perkembangan sosial-emosional remaja awal yang tinggal di Pondok Pesantren (Bahrul Maghfiroh) dengan remaja awal yang tinggal di rumah

Abstract

INDONESIA:
Perkembangan sosial-emosional adalah suatu proses tumbuh seseorang untuk mencapai kematangan dengan merujuk pada suatu perasaan dan pikiran tertentu karena adanya dorongan ingin tahu terhadap sekitarnya terkait dalam konteks sosial dalam mengontrol dan mengekspresikan emosi, pola hubungan interpersonal yang dekat dan hangat, mengeksplor pengalaman sekitar dan belajar dari hal tersebut. Perkembangan sosial-emosional remaja awal di pengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Penelitian ini fokus pada faktor eksternal, yakni lingkungan remaja. Terdapat remaja yang tinggal di pondok pesantren dan di rumah, sehingga timbulnya perbedaan perkembangan sosial-emosional.
Penelitian ini mempunyai tiga tujuan, yaitu (1) mengetahui tingkat perkembangan sosial-emosional remaja awal yang tinggal di pondok pesantren, (2) mengetahui tingkat perkembangan sosial-emosional remaja awal yang tinggal di rumah, dan (3) membuktikan perbedaan tingkat sosial-emosional remaja awal yang tinggal di pondok pesantren dengan tinggal di rumah.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif-komparatif, dengan menggunakan dua variabel. Variabel bebas (X) adalah tempat tinggal: pondok pesantren dan rumah. Sedangkan variabel terikatnya (Y) adalah perkembangan sosial-emosional remaja awal. Sampel penelitian ini berukuran 84 yang terbgai dalam dua kelompok. Pada remaja awal yang tinggal di pondok pesantren sebanyak 36 subyek, dan yang tinggal di rumah sebanyak 48 subyek. Teknik sampling yang digunakan adalah quota dan random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, angket dengan skala likert, dokumentsi, dan wawancara sebagai pelengkap. Analisa data yang digunakan adalah teknik statistik independent-sample t-test dengan bantuan program SPSS 16.0 for windows.
Hasil penelitian ini adalah Perkembangan sosial-emosional remaja awal yang tinggal di pondok pesantren sebanyak 3 subyek (8,3%) pada tingkat sangat tinggi, 10 subyek (27,8%) tingkat tinggi, 18 subyek (50%) tingkat sedang, 3 subyek (8,3%) tingkat rendah, dan 2 subyek (5,6%) tingkat sangat rendah. Sedangkan remaja awal yang tinggal di rumah sebanyak 10 subyek (20,8%) pada tingkat sangat tinggi, 12 subyek (25%) tingkat tinggi, 22 subyek (45,8%) tingkat sedang, 4 subyek (8,3%) tingkat rendah, dan 0 subyek (0%) tingkat sangat rendah. Dari hasil uji t, nilai t dengan equal variance assumed = -2,198 dan signifikansi (p) = 0,031 dengan p < 0,05 maka H0: ditolak dan Ha: diterima. Sehingga terdapat perbedaan perkembangan sosial-emosional remaja awal yang tinggal di pondok pesantren dengan remaja awal yang tinggal di rumah.
ENGLISH:
Social-emotional development is growing step of a person to reach mature position related to certain feeling and thought because encouragement to understand about their environment concerning with social context for controlling and expressing their emotion. The patterns of interpersonal relation which is warm and close explore the surroundings experience as well as study about those. Social-emotional developments of beginning adolescent are influenced by internal factor and external factor. This research focuses on external factor in surroundings adolescent. There are adolescent who live in pondok pesantren and at home, therefore it appears the distinction between social-emotional developments.
The objectives of this research are (1) To understand the development level of social-emotional beginning adolescent living in pondok pesantren, (2) To understand the development level of social-emotional beginning adolescent living at home, and (3) to prove the distinction level of social emotional from beginning adolescent living in pondok pesantren and living at home
The method of this research is qualitative-comparative by using two variables. Free variable (X) is place for living: pondok pesantren and home whereas definite variable (Y) is social-emotional development of beginning adolescent. There are 84 sample of the research which are divided into two groups. For they who live in pondok pesantren are 36 subjects, and for they who live at home are 48 subjects. Sampling technique which is employed is quota and random sampling. Collection of the data is done by observation, questioner with likert scale, documentation, and interview. The data analysis used is statistic technique independent-sample t-test by supporting of SPSS 16,0 for windows program.
The result of the social-emotional development of beginning adolescent living in pondok pesantren are 3 subjects (8,3%) in very high level, 10 subjects (27,8%) in high level, 18 subjects (50%) in average level, 3 subjects (8,3%) in low level, and 2 subjects (5,6%) in very low level. Besides, beginning adolescent living at home are 10 subjects (20,8%) in very high level, 12 subjects (25%) in high level, 22 subjects (45,8%) in average level, 4 subjects (8,3%) in low level, and 0 subject (0%) in very low level. From T-test, the T score with equal variance assumed = -2,198 and significance (p) = 0,031 with p< 0,05 so H0: rejected and Ha: accepted. Therefore, there are the distinction of social-emotional development between beginning adolescent living in pondok pesantren and at home.

Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Psikologi" : Perbedaan perkembangan sosial-emosional remaja awal yang tinggal di Pondok Pesantren (Bahrul Maghfiroh) dengan remaja awal yang tinggal di rumah" Untuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini
DOWNLOAD

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment