Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Monday, June 12, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi Psikologi:Perbedaan penyesuaian diri terhadap lawan jenis antara siswa dari keluarga lengkap dengan siswa dari keluarga single parent di SMA Negeri 2 Batu

Abstract

INDONESIA:
Penyesuaian diri sebagai aspek penting yang sangat dibutuhkan manusia dalam kehidupannya harus bisa dilakukan dengan baik oleh siapa saja dan dimana saja karena penyesuaian diri adalah syarat utama bagi keharmonisan dalam kehidupan manusia. Penyesuaian diri juga merupakan aspek penting dalam pencapaian tahapan-tahapan perkembangan yang dialami manusia secara lebih matang. Untuk itu kemampuan menyesuaikan diri yang baik harus dimiliki oleh setiap individu dari manusia. Begitupun dengan penyesuaian diri tehadap lawan jenis, manusia akan selalu dituntut untuk melakukannya karena manusia sebagai makhluk sosial akan membutuhkan orang lain dalam kehidupannya termasuk juga dengan lawan jenis. Adapun pengaruh yang signifikan dalam proses penyesuaian diri seseorang terhadap lawan jenis adalah keluarga, sehingga kemampuan dalam melakukan penyesuaian diri mulai ditumbuhkan disini, termasuk kemampuan dalam melakukan penyesuaian diri terhadap lawan jenis, untuk itu maka keberadaan keluarga akan sangat penting dalam kehidupan anak sehingga memungkinkan akan adanya perbedaan penyesuaian diri terhadap lawan jenis
antara siswa dari keluarga lengkap dengan siswa dari keluarga single parent,
karena ketidak utuhan anggota keluarga atau hilangnya salah satu fungsi dari keluarga akan menyebabkan kepincangan dalam perkembangan dan pertumbuhan anak. Sehingga Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari perbedaan penyesuaian diri terhadap lawan jenis antara siswa dari keluarga lengkap dengan siswa dari keluaga single parent di SMA Negeri 2 Batu. Selain itu penelitian ini juga untuk mengetahui tingkat penyesuaian diri terhadap lawan jenis pada keduanya yaitu siswa dari keluarga lengkap dengan siswa dari keluarga single parent.
Seperti yang halnya yang diungkapkan oleh Fahmi (1982) bahwa keluarga merupakan kelompok sosial pertama dalam kehidupan manusia, dimana ia belajar dan berinteraksi sebagai makhluk sosial. Demikian juga yang dikatakan Gunarsa (2000), keluarga merupakan sumber pendidikan utama yang memberikan segala pengetahuan dan kecerdasan intelektual manusia untuk pertamakalinya, dan masing-masing anggota keluarga memiliki peranan yang penting dalam roda kehidupan serta dibutuhkan oleh anggota lainnya, selain itu keluarga juga merupakan pemegang peran utama dalam proses perkembangan anak.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif komparatif, yaitu dengan mengkomparasikan tingkat penyesuaian diri terhadap lawan jenis pada siswa dari keluarga lengkap dengan siswa dari keluarga single parent untuk mencari perbedaan tingkat penyesuaian diri terhadap lawan jenis pada kedua kelompok tersebut. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 2 Batu yang memiliki keluarga lengkap dan yang memiliki keluarga single parent dengan jumlah sampel 80 pada siswa dari keluarga lengkap dengan teknik sampling ramdom sederhana, dan jumlah 51 dari jumlah populasi pada keluarga single parent. Pada keluarga single parent dilakukan penelitian terhadap populasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t yaitu untuk melihat perbedaan penyesuaian diri terhadap lawan jenis antara siswa dari keluarga lengkap dengan siswa dari keluarga single parent.
Hasil penelitian yang dilakukan diketahui nilai signifikan (2-tailed) lebih kecil dari apla 0.025 yaitu; 0,008 < α 0,025 atau dengan perbandingan nilai t hitung dengan t table yaitu; 2.684 > (129:0.025) 1.980 hal ini menujukkan adanya adanya perbedaan pada tingkat penyesuaian diri terhadap lawan jenis antara siswa dari keluarga lengkap dengan siswa keluarga single parent di SMA Negeri 2 Batu.

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang

Manusia sebagai makhluk yang selalu berkembang dan sebagai makhluk yang selalu mengadakan interaksi dengan lingkungannya atau yang biasa dikenal sebagai makhluk sosial tentu tidak akan pernah lepas dari kehidupan lingkungannya. Hal ini tentunya akan membawa berbagai dampak pada kehidupan manusia itu sendiri, terutama dampak terhadap perkembangan psikologisnya. Seperti halnya dalam teori behavioristik tentang pembentukan kepribadian manusia, mereka mengatakan bahwa kapribadian manusia dipegaruhi oleh faktor lingkungan, bahwa setiap sifat yang dimiliki manusia dibentuk oleh lingkungan. Dalam hal ini tentunya mencakup lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat di sekitarnya. Demikian halnya teori dari aliran kognitif, aliran ini mengungkapkan pandangannya tentang terbentuknya kepribadian manusia dari proses belajar, dimana kalau kita analisis proses belajar seseorang tentunya juga berkaitan dengan proses pembelajaran dalam lingkungannya, hal ini juga mencakup pola didik yang diterapkan dalam keluarga. Dari paparan di atas memberikan kita pemahaman bahwa salah satu faktor yang berperan penting dalam pembentukan kepribadian manusia adalah lingkungan, baik itu lingkungan rumah atau keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat sekitar. Sedangkan penyesuaian diri individu, baik penyesuaian terhadap diri sendiri ataupun penyesuaian terhadap lingkungan termasuk 2 penyesuaian terhadap lawan jenis sangat dipengaruhi sekali oleh kepribadian yang terbentuk pada diri individu itu sendiri. Kepribadian yang matang tentunya sangat menunjang sekali terhadap proses penyesuaian diri manusia yang baik, termasuk penyesuaian diri terhadap lawan jenis. Dari hasil pengamatan yang dilakukan di lapangan yaitu di SMA Negeri 2 Batu juga ditemukan perbedaan pola perilaku antara siswa dari keluarga lengkap dengan siswa dari keluarga single parent baik dari segi kepribadian, hubungan sosial ataupun minat belajarnya. Misalnya siswa yang orang tuanya mengalami perceraian dia seringkali bolos sekolah dan menunjukkan perilaku tidak berminat ketika mengikuti pelajaran di kelas atau memiliki minat belajar yang lemah. Juga dari segi hubungan sosial siswa yang berasal dari keluarga lengkap cenderung lebih mampu melakukan hubungan sosial yang baik dengan teman-temannya dibandingkan siswa yang berasal dari keluarga single parent. Berdasar pada berbagai pandangan di atas tentunya keluarga akan sangat memberikan pengaruh terhadap penyesuaian diri siswa dimana orang tua merupakan lingkungan terdekat dengan siswa yang banyak menentukan dalam pembentukan kepribadian siswa, sehingga kemungkinan adanya perbedaan dalam hal penyesuaian diri pada siswa yang berasal dari keluarga lengkap dengan siswa yang berasal dari keluarga single parent. Akan tetapi dalam penelitian ini lebih difokuskan pada penyesuaian diri terhadap lawan jenis. Sehingga dalam penelitian ini adalah penelitian untuk mengetahui perbedaan penyesuaian diri terhadap lawan jenis antara siswa dari keluarga single parent dengan siswa yang memiliki orang tua lengkap. 3 Penelitian perbedaan penyesuaian diri terhadap lawan jenis ini cukup penting untuk dilakukan mengingat penyesuaian diri terhadap lawan jenis merupakan bagian dari tuntutan kemampuan dalam menjalin hubungan yang baik dengan orang lain sebagai makhluk sosial. Penyesuaian diri tehadap lawan jenis juga merupakan bagian dari syarat untuk mencapai kebahagian dalam kehidupan, karena ketidak mampuan menyesuaikan diri akan mengakibatkan ketidak stabilan dunia psikis seseorang. Selain itu berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan juga diketahui bahwa kelompok anak putri yang diasuh oleh satu orang tua dilaporkan merasa cemas bila berada di antara laki-laki dan mereka tampil dengan cara yang berbeda dalam mengungkapkan perasaan cemas ini. Jika seorang putri tumbuh dan diasuh oleh satu orang tua, misalnya seorang ibu maka dapat mengakibatkan perubahan struktur dan konsekuensi dari perubahan itu menyebabkan perilaku ibu berubah. Anak putri yang diasuhnya akan berkurang atau berubah kualitas dalam interaksi dengan pria. Mereka bahkan cenderung berinteraksi dengan wanita saja.1 Penelitian yang akan dilakukan ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian sebelumnya dimana sebelumnya penelitian yang dilakukan oleh Iin Puji Astuti, (2002) yang meneliti tentang perbedaan kemandirian siswa yang berasal dari keluarga lengkap dengan siswa yang berasal dari keluarga tidak lengkap (single parent). Dari hasil penelitian tersebut diketahui bahwa terdapat perbedaan antara kemandirian siswa yang berasal dari keluarga lengkap dengan siswa yang berasal dari keluarga tidak lengkap (single parent), dimana siswa yang berasal 1 Save M Dagun. psikologi keluarga. (Jakarta; Rineka Cipta. 2002) 92-93 4 dari keluarga lengkap memiliki kemandirian yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang berasal dari keluarga tidak lengkap (single parent).2 Perbedaan yang tejadi pada kemandirian siswa tersebut disebabkan karena salah satu fungsi dari keluarga tidak ada, baik ayah ataupun ibu dimana keduanya sangat menentukan dalam proses pembentukan anak. Sedangkan penelitian yang akan dilakukan ini adalah membidik dari sudut pandang yang berbeda yaitu dari segi penyesuaian diri terhadap lawan jenis. Untuk itu maka disini akan digali berbagai data yang mengacu pada apakah ada perbedaan dalam penyesuaian diri siswa terhadap lawan jenis antara siswa dari keluarga lengkap dengan siswa dari keluarga single parent, ataukah tidak. Seperti yang dipaparkan di atas yaitu bagaimana lingkungan memberikan pengaruh terhadap pembentukan kepribadian manusia, dimana penyesuaian diri ini sangat ditentukan oleh kepribadian manusia, manusia bisa melakukan penyesuaian diri yang baik atau tidak, juga bergantung pada kematangan kepribadian manusia itu sendiri, dan semua ini tentunya juga dipengaruhi oleh pola asuh orang tua dalam keluarga, selain itu juga bahwa yang ditemui di lapangan ternyata memang ada perbedaan pola perilaku antara siswa dari keluarga lengkap dengan siswa dari keluarga single parent. Kemudian yang menjadi penting disini adalah single parent atau orang tua tunggal adalah menjadi satu-satunya figur dalam kehidupan keluarga yang menjadi modelling dalam perilaku anak. Tentunya hal ini memberikan dampak 2 Iin puji astuti. 2002. Perbedaan kemandirian antara siswa yang berasal dari keluarga lengkap dengan siswa yang berasal dari keluarga yang tidak lengkap. Skipsi tidak diterbitkan. Malang, Program S-1 UIN Malang. Hal. 50-51 5 yang cukup signifikan jika satu orang tua atau single parent menjalankan dua peran sekaligus orang yaitu sebagai ayah juga sekaligus sebagai ibu. Hal ini sangat menarik untuk dikaji kembali mengingat betapa pentingnya penyesuaian diri manusia dengan lingkungan ataupun dengan dirinya sendiri untuk menciptakan hubungan yang harmonis dalam kehidupannya. B. Rumusan Masalah 1. Bagaimana tingkat penyesuaian diri terhadap lawan jenis pada siswa dari keluarga lengkap? 2. Bagaimana tingkat penyesuaian diri terhadap lawan jenis pada siswa dari keluarga single parent? 3. Apakah ada perbedaan penyesuaian diri terhadap lawan jenis antara siswa dari keluarga lengkap dengan siswa dari keluarga single parent? C. Tujuan Penelitian 1. Untuk mengetahui tingkat penyesuaian diri terhadap lawan jenis siswa dari keluarga lengkap. 2. Untuk mengetahui tingkat penyesuaian diri terhadap lawan jenis siswa dari keluarga single parent. 3. Untuk mengetahui perbedaan penyesuaian diri terhadap lawan jenis antara siswa dari keluarga lengkap dengan siswa dari keluarga single parent. 6 D. Manfaat Penelitian 1. Manfaat teoritis Manfaat teoritis dari penelitian ini adalah bahwa penelitian ini mampu memberikan pengetahuan baru dalam keilmuan psikologi sehingga nantinya akan menambah pemahaman baru dalam teori-teori psikologi. 2. Manfaat praktis Manfaat praktis dalam penelitian ini adalah bahwa hasil penelitian ini akan memberikan pemahaman baru dalam pandangan penyesuaian diri remaja sehingga akan sangat berguna dalam pengembangan penyesuaian diri remaja terhadap lawan jenisnya, yang mana hal ini juga akan membantu dalam pemahaman pola didik orang tua tunggal ataupun orang tua lengkap dalam mengasuh dan mendidik anak.

Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Psikologi" :Perbedaan penyesuaian diri terhadap lawan jenis antara siswa dari keluarga lengkap dengan siswa dari keluarga single parent di SMA Negeri 2 Batu" Untuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini
DOWNLOAD

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment