Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Wednesday, June 14, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi Psikologi:Hubungan self determination terhadap kinerja karyawan PT. PLN (Persero) area Malang

Abstract

INDONESIA:
Manusia merupakan komponen/mesin yang mendasar bagi sebuah perusahaan/bisnis, disamping teknologi yang semakin canggih dan berkembang, maka diperlukan kinerja yang bagus juga untuk mengelola teknologi-yeknologi yang semakin canggih tersebut supaya bisa berjalan lebih maksimal. Bekerja juga tidak semata karena gaji atau uang, melainkan ada yang lebih penting yaitu kinerja karena peningkatan skill pribadi.
Kinerja merupakan suatu kesanggupan individu dalam melaksanakan tugas-tugas organisasi yang diberikan dan dapat dilaksanakan dengan kemampuan alami atau kemampuan yang diperoleh dari proses belajar serta keinginan untuk berprestasi.
Self Determination (SDT) merupakan kemampuan kontrol perilaku yang berasal dari dalam diri individu yang bukan berasal dari luar diri individu dimana keputusan tidak dipengaruhi oleh faktor eksternal dan kecenderungan individu untuk mencari pengetahuan baru tentang diri sendiri yang nantinya akan
diterapkan dalam kegiatan yang berhubungan dengan orang lain.
Penelitian dilakukan di PT. PLN (Persero) Area Malang dengan tujuan untuk mengetahui hubungan self determination terhadap kinerja karyawan. Metode pengumpulan datanya menggunakan metode angket berupa skala. Skala penelitian terdiri dari dua skala yaitu self determination dan kinerja karyawan yang masing-masing terdiri dari 22 dan 18 aitem.
Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara budaya organisasi dengan kinerja karyawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di PT. PLN (Persero) Area Malang. Dengan populasi 70 karyawan dan skala yang tersebar hanya 55.
Berdasarkan analisa penelitian didapatkan hasil sebagai berikut: pada variabel budaya organisasi menghasilkan 6 karyawan (10,9%) memiliki rasa self determination yang tinggi, 43 karyawan (78,2%) memiliki self determination sedang, dan 6 karyawan (10,9%) memiliki self determination rendah. Sedangkan variabel kinerja karyawan menghasilkan 4 karyawan (7,3%) memiliki taraf tinggi, 46 karyawan (83,6%) memiliki taraf sedang, dan 5 karyawan (9,1%) memiliki taraf yang rendah.
Hasil penelitian budaya organisasi dan kinerja menghasilkan bahwa terdapat hubungan positif (Rxy 0.600; dengan sig < 0.05). Artinya, hubungan antara variabel self determination dan kinerja karyawan adalah positif signifikan dengan mendapatkan nilai 0.000 dan nilai signifikansinya Sig. (2-tailed) adalah dibawah atau lebih kecil dari 0.05. Sumbangan efektif atau daya prediksi self determination terhadap kinerja karyawan ditunjukkan dengan koefisien determinan R² = 0.360 yang berarti bahwa 36% kinerja karyawan ditentukan oleh self determination dan 64% dipengaruhi oleh faktor lain.
ENGLISH:
Human are the components / machinery that is fundamental to a company / business, as well as increasingly sophisticated technology and thrive, it needs a good performance as well as to manage the technologies that are increasingly sophisticated in order to run more optimally. Works well not only because of the salary or money, but there are more important that the performance due to an increase in personal skills.
Performance is an individual readyness in executing organizational duties which given and can be implemented with a natural ability or capacity gained from the process of learning and also desire for have achievement.
Self Determination (SDT) is the ability to control the behavior that comes from within the individual that does not come from outside the individual where decisions are not influenced by external factors and the tendency of individuals to seek new knowledge about yourself which will be applied in the activities relating to others.
The study was conducted at PT. PLN (Persero) Malang area in order to determine the relationship of self-determination on employee performance. Methods used in data collection methods in the form of scale questionnaire. Scale study consisted of two scales, namely self-determination and performance of employees, each consisting of 22 and 18 aitem.
The purpose of the study is to examine the relationship between organizational culture with employee performance. This research is quantitative research. The research was conducted at PT. PLN (Persero) Malang Area. With a population of 70 employees and a widespread scale only 55.

Based on the analysis of the study found the following results: the organizational cultural variables produce 6 employees (10.9%) had a high sense of self-determination, 43 employees (78.2%) had moderate self-determination, and 6 employees (10.9%) have low self determination. While employee performance variables produce 4 employees (7.3%) had a high level, 46 employees (83.6%) had a moderate level, and 5 employees (9.1%) had a low level. The results of organizational culture and performance yield that there is a positive correlation (Rxy 0600; with sig <0:05). That is, the relationship between the variables self-determination and positive employee performance is significant to get the value of 0.000 and significance value Sig. (2-tailed) is below or less than 0.05. Effective contribution or predictive power of self-determination to the employee performance shown by the determinant coefficient R² = 0.360, which means that 36% of the employee's performance is determined by self- determination and 64% influenced by other factors

Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Psikologi" : PHubungan self determination terhadap kinerja karyawan PT. PLN (Persero) area Malang" Untuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini

DOWNLOAD

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment