Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Tuesday, June 13, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi Psikologi:Peranan discount pada produk fashion dengan pembelian impulsif (impulsive buying) pada remaja Di SMA Negeri 8 Malang.

Abstract

INDONESIA:
Seiring dengan berkembangnya zaman, konsep belanja telah berkembang sebagai sebuah cerminan gaya hidup dan rekreasi pada masyarakat. Berubahnya konsep belanja ini menyebabkan semakin banyaknya supermarket dan mall-mall sebagai pusat perbelanjaan modern. Banyaknya supermarket dan mall-mall,telah mendorong munculnya pembelian secara tiba-tiba atau yang tidak direncanakan atau pembelian impulsif. Hal ini dapat terjadi dikarenakan banyaknya stimulus pada suatu toko, seperti display, posisi rak, jarak antar rak, informasi pada kemasan produk, contoh gratis (free sampel), demonstrasi produk, promosi harga serta iklan dan bahkan discount yang sangat diunggulkan sebagai alat promosi untuk menarik perhatian konsumen agar mau melakukan pembelian. Discount sebagai salah satu faktor yang dapat meningkatkan Pembelian Impulsif (impulsive buying) terutama pada produk fashion tentu sangat menggoda para remaja yang rata-rata belum mempunyai penghasilan sendiri. Hal ini dapat mendorong remaja untuk melakukan pembelian impulsif ( Impulsive Buying).
Penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasi. Sampel penelitian sebanyak 193 orang remaja di SMA Negeri 8 Malang. Pengambilan data utama menggunakan skala sikap. Pengolahan data menggunakan Product Moment Correlation dari Pearson, dan uji validitas serta realibilitas memakai Alpha Cronbach. Pengolahan data tersebut diolah dengan program SPSS 19.0 for Windows.
Berdasarkan analisa penelitian, pada variabel discount pada produk Fashion, rata-rata remaja berada dalam kategori sedang sebesar 59,6%, kategori tinggi memiliki prosentase 37,3%, dan kategori rendah sebesar 3,1%. Sedangkan pada variabel Pembelian Impulsif (Impulsive Buying) diperoleh hasil bahwa tingkat Pembelian Impulsif (Impulsive Buying) remaja berada dalam kategori sedang sebesar 63,2% kategori tinggi memiliki prosentase 3,6%, dan kategori rendah sebesar 33,2%. Peranan Discount pada produk fashion ternyata memiliki peranan yang kecil dalam meningkatkan pembelian impulsif. Hal ini dapat dilihat dari perhitungan melalui koefisien korelasi yang diperoleh, sebesar rxy = 0.192; Kd = 3,6%; sig (p) = 0,007 dan p < 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara discount pada produk fashion dengan Pembelian Impulsif (impulsive buying) dan peranan tersebut sebesar 3,7 % dan sebesar 96,3% berasal dari faktor-faktor lainnya.
ENGLISH:
Along with the development of the times, the concept of shopping has evolved as a reflection of lifestyle and recreation in the community. This caus es changes in the concept of spending more and more supermarkets and shopping malls as modern shopping centers. The number of supermarkets and shopping malls, has encouraged the emergence of the purchase of a sudden or unplanned or impulse purchases. This can occur because the number of stimulus at a store, such as displays, shelf position, the distance between the racks, information on product packaging, free samples (free samples), product demonstrations, advertising and price promotions and discount even highly favored as a promotional tool for attract the attention of consumers to want to make a purchase. Discounted as a factor that can increase impulsive buying, especially in the fashion of course very tempting product for adolescents does not have their own income. So the discount is to encourage adolescents to make Impulsive Buying.
This study uses a quantitative correlation. Study sample as many as 193 teenagers in SMA Negeri 8 Malang. Data retrieval using the attitude scale. Processing the data using Pearson Product Moment Correlation, and the validity and reliability using Cronbach Alpha. The data was processed with SPSS 19.0 for Windows.
Based on the analysis of the study, discount on Fashion products at SMA Negeri 8 Malang have a percentage 59.6% adolescent is in a average category. And higher categories have a percentage of 37.3%, and low categories of 3.1%. While on Impulsive Buying variables 63.2% adolescents are in the average category. Higher categories have a percentage of 3.6%, and low categories of 33.2%. the role of Discount on fashion products proved to have a small role in increasing impulsive buying. It can be seen from the calculation of the correlation coefficients obtained through, for rxy = 0192; Kd = 3.6%; sig (p) = 0.007 and p<0.05 indicating that there is a significant relationship between the discount on the purchase of fashion products impulsive buying and the role of 3.7% and 96.3% were from other factors.


Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Psikologi" : Peranan discount pada produk fashion dengan pembelian impulsif (impulsive buying) pada remaja Di SMA Negeri 8 Malang." Untuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini
DOWNLOAD

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment