There was an error in this gadget

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Thursday, June 11, 2015

Analisis Pemasaran Tahu Dan Tempe Di KotaMadya Medan (Studi Kasus : Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang)

Simbolon, Juni Dewi Electrica
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi, mengolah dan menganalasis data tentang: 1. Saluran pemasaran tahu dan tempe 2. Fungsi-fungsi pemasara yang dilakukan pada setiap saluran pemasaran 3. Besar biaya pemasaran, sebaran harga (Price Spread), margin pemasaran dan share margin 4. Efisiensi sistem pemasaran 5. Masalah yang dihadapi oleh produsen dalam memasarkan tahu dan tempe 6. Upaya –upaya yang dilakukan dalam mengatasi masalah tersebut. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah sensus, dimana semua populasi di daerah penelitian dijadikan sebagai sampel, jumlah keseluruhan sampel adalah 8 industri. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh : 1. Saluran pemasaran tahu dan tempe di daerah penelitian terdapat 3 saluran. Saluran I adalah Produsen Pedagang Besar Pedagang Pengecer Konsumen. Saluran II adalah Produsen Pedagang Besar Konsumen. Saluran III adalah Produsen Pedagang Pengecer Konsumen. 2. Setiap lembaga pemasaran melakukan fungsi pemasaran dalam memasarkan tahu dan tempe. Fungsi pemasaran yang paling banyak dilakukan oleh produsen tahu dan tempe ada 7 yaitu: Pembelian, penjualan, packing, penyimpanan, pembiayaan, pengolahan, rist taking. 3. Biaya pemasaran, Price Spread dan Share Margin produsen lebih tinggi daripada lembaga pemasaan tahu dan tempe. 4. Efisiensi pemasaran saluran pemasaran tahu dan tempe di daerah penelitian memiliki tingkat efisiensi yan berbeds-beda. Tingkat Ep yang paling rendah yaitu pada saluran pemasaran III dan yang tertinggi pada saluran pemasaran I. 5. Masalah yang dihadapi oleh produsen tahu dan tempe adalah kelangkaan kedelai dan mahalnya harga kedelai mengakibatkan banyaknya industri-industri rumah tangga tahu dan tempe yang tutup. Sehingga mereka menjadi pengangguran yang mengakibatkan daftar pengangguran di Kota Medan bertambah. 6. Upaya-upaya yang dilakukan industri pengolahan kedelai dalam mengatasi kenaikan harga kedelai adalah : a. Pada produsen tahu melakukan upaya adalah menaikkan harag tahu, mengurangi penggunaan jumlah bahan baku kedelai, mengurangi penggunaan tenaga kerja dan menaikkan harga tahu. b. Pada produsen tempe upaya yang dilakukan adalah memperkecil ukuran tempe, mengurangi penggunaan bahan baku kedelai, mengurangi penggunaan tenaga kerja dan menaikkan harga tempe.

Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment