Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Tuesday, June 23, 2015

Pengaruh Kecerdasan Emosional Kepala Madrasah terhadap Motivasi Mengajar Guru di MTs Yaspuri Malang

KOMSATUN YULIANI
Selama ini banyak orang yang berpendapat bahwa untuk meraih
keberhasilan diperlukan Kecerdasan Intelektual (IQ) yang tinggi. Namun,
menurut hasil penelitian terbaru dibidang psikologi membuktikan bahwa IQ
bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi keberhasilan seseorang, tetapi
ada banyak faktor lain yang mempengaruhi salah satunya adalah kecerdasan
emosional.
Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk mengenali
emosi diri, mengelola emosi diri, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang
lain (empati) dan kemampuan untuk membina hubungan (kerjasama) dengan
orang lain. Sedangkan motivasi adalah dorongan yang timbul dalam diri
seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan tindakan atau tujuan
tertentu. Kepala Madrasah yang ingin menggerakkan gurunya untuk mengerjakan
tugasnya haruslah mampu memotivasi guru tersebut sehingga guru akan
memusatkan seluruh tenaganya untuk mencapai hasil yang diinginkan. Oleh
karena itu, Kepala Madrasah tidak cukup dengan memiliki kecerdasan intelektual
saja tetapi juga kecerdasan emosional. Hipotesis alternatif (Ha) dalam penelitian
ini adalah ada pengaruh kecerdasan emosional Kepala Madrasah terhadap
motivasi mengajar guru di MTs Yaspuri Malang.
Penelitian ini dilakukan di MTs Yaspuri Malang. Variabel bebas dalam
penelitian ini adalah kecerdasan emosional Kepala Madrasah sedangkan motivasi
mengajar guru sebagai variable terikat. Populasi dan sampel dalam penelitian ini
adalah semua guru MTs Yaspuri Malang yaitu berjumlah 12 orang. Penelitian ini
merupakan penelitian populasi dimana semua populasi yang ada dijadikan sampel
karena jumlahnya kurang dari 100. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
apakah ada pengaruh kecerdasan emosional Kepala Madrasah terhadap motivasi
mengajar guru MTs Yaspuri Malang.
Dalam pengumpulan data digunakan metode skala sikap untuk kecerdasan
emosional berdasarkan teori Daniel Goleman yang terdiri dari kesadaran diri,
pengaturan diri, motivasi, mengenali emosi orang lain (empati) dan membina
hubungan dengan orang lain; dan untuk mengukur motivasi mengajar guru
digunakan metode angket dan wawancara.
Hasil analisis validitas instrumen dengan rumus korelasi Product Moment
dari Pearson berdasarkan pada taraf signifikan 0,05 diperoleh 14 item valid dan 6
item gugur dari 20 item untuk variabel kecerdasan emosional. Diperoleh 9 item
valid dan 9 item gugur dari 18 item untuk variabel motivasi mengajar guru. Nilai
koefisien reliabilitas yang diperoleh 0,760 untuk variabel kecerdasan emosional
dan 0,719 untuk variabel motivasi mengajar guru dihitung dengan rumus Alpha
Cronbach.
Hasil pengujian hipotesis penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi
sebesar 0,709 dengan signifikansi 0,005 maka terdapat pengaruh yang kuat antara
kecerdasan emosional kepala madrasah terhadap motivasi mengajar guru.
Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan rumus Regresi sederhana
diperoleh hasil bahwa besarnya pengaruh kecerdasan emosional kepala madrasah
terhadap motivasi mengajar guru adalah sebesar 50,3 % sedangkan sisanya (49,7
%) dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulan dari penelitian ini Ha diterima yaitu
ada pengaruh yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dengan
motivasi mengajar guru di MTs Yaspuri Malang.


Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment