There was an error in this gadget

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Sunday, June 28, 2015

Dampak Kegiatan Penyuluhan Pertanian Yang Dikelola Oleh Petani Terhadap Sosial Ekonomi Petani

Delvy, Haleny
Fauzia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kegiatan penyuluhan yang dikelola oleh petani, dampak kegiatan penyuluhan yang dikelola oleh petani terhadap kondisi sosial petani, dampak kegiatan penyuluhan yang dikelola oleh petani terhadap kondisi ekonomi petani, masalah-masalah yang dihadapi oleh petani didalam melaksanakan kegiatan penyuluhan yang dikelola oleh petani, upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi didalam melaksanakan kegiatan penyuluhan yang dikelola oleh petani. Metode analisis data yang digunakan didalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Dari analisis maka diperoleh hasil sebagai berikut: 1. Proses kegiatan penyuluhan yang dikelola oleh petani {FMA/Farmer Managed Activities) di Desa Purbaganda melalui 4 tahapan antara lain yaitu persiapan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. 2. Beberapa dampak kegiatan penyuluhan yang dikelola oleh petani {FMA/Farmer Managed Activities) terhadap kondisi sosial petani di Desa Purbaganda yaitu pengetahuan, ketrampilan dan pola pikir petani dan petani yang mengalami dampak sosial dari kegiatan sebanyak 30 orang (100%). 3. Beberapa dampak kegiatan penyuluhan yang dikelola oleh petani {FMA/Farmer Managed Activities) terhadap kondisi ekonomi petani di Desa Purbaganda yaitu peningkatan produksi dan pendapatan baik dari segi mata pencaharian utama (padi sawah) maupun dari segi mata pencaharian sampingan (ayam buras, kambing, ikan mas, kakao dan cabe merah). 4. Ada beberapa masalah yang dihadapi petani di dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan yang dikelola oleh petani {FMA/Farmer Managed Activities) antara lain yaitu : kurangnya sarana belajar, lahan yang dimiliki petani terbatas, sulitnya mensosialisasikan kegiatan penyuluhan yang dikelola oleh petani kepada petani yang belum mengerti, petani peserta kegiatan mengalami kesulitan didalam mencerna ilmu yang disampaikan, para petani pengurus UPKG mengalami kesulitan didalam memberikan kepercayaan kepada petani peserta kegiatan, keterbatasan sumber daya manusia khususnya petani ahli. 5. Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh petani didalam melaksanakan kegiatan penyuluhan yang dikelola oleh petani {FMA/Farmer Managed Activities) antara lain yaitu : berusaha menyediakan sarana belajar dengan cara swadana, menanam tanaman yang dapat disesuaikan dengan ketersediaan lahan yang dimiliki, para pengurus UPKG berusaha menjelaskan kegiatan penyuluhan yang dikelola oleh petani kepada petani yang belum mengerti, para petani menyarankan agar jumlah teori lebih sedikit daripada praktek, pengurus UPKG menjelaskan kepada petani peserta bahwa dana yang diberikan bukan untuk bagi-bagi modal tapi lebih kepada tujuan pembelajaran, mendatangkan petani ahli yang bukan berasal dari Desa Purbaganda untuk menyampaikan materi yang berhubungan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan.


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment