Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Tuesday, June 23, 2015

Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menaggulangi Kenakalan Remaja (Studi Kasus di SMP Negeri 1 Pungging Mojokerto)

Nurul Anisa
Ditinjau dari segi perkembangan biologis seseorang yang dapat dikatakan
remaja adalah mereka yang telah berusia 13 sampai 18/19 tahun. Pada awal usia
remaja ini merupakan tahap sekolah menengah pertama (SMP). Masa remaja
termasuk masa yang sangat menentukan karena pada masa ini anak-anak
mengalami banyak perubahan psikis dan fisiknya.
Masa remaja sangat potensial untuk berkembang kearah positif maupun
negatif. Oleh karena itu intervensi edukatif dalam bentuk pendidikan, bimbingan,
maupun pendampingan sangat diperlukan, untuk mengarahkan perkembangan
potensi remaja tersebut agar berkembang kearah yang positif dan produktif.
Intervensi edukatif harus sejalan dan seimbang, terutama dalam intervensi
pembelajaran pendidikan agama Islam yang bisa mengarahkannya pada
pembentukan kepribadian muslim.
Usaha adanya pendidikan agama Islam di sekolah diharapkan agar mampu
meningkatkan keyakinan, pemahaman, penghayatan dan pengamalan ajaran
agama Islam dari peserta didik, dan usaha tersebut tidak akan terlaksana tanpa
adanya peran serta dari guru pendidikan agama Islam.
Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) merupakan orang dewasa yang
bertanggung jawab untuk memberi pertolongan pada peserta didiknya dalam
perkembangan jasmani dan rohaninya agar mencapai tingkat kedewasaan, mampu
berdiri sendiri dan memenuhi tingkat kedewasaannya, mampu mandiri dalam
memenuhi tugasnya sebagai hamba dan khalifah Allah SWT, serta mampu
melaksanakan tugasnya sebagai mahluk sosial dan sebagai mahluk individu yang
mandiri.
Berkaitan dengan hal tersebut maka skripsi ini mengkaji tentang “Strategi
Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja (Studi
Kasus di SMP Negeri 1 Pungging Mojokerto)” dengan rumusan masalah: 1)
Bentuk-bentuk kenakalan remaja di SMP Negeri 1 Pungging Mojokerto. 2)
Strategi guru pendidikan agama Islam dalam menanggulangi kenakalan remaja di
SMP Negeri 1 Pungging Mojokerto. 3) Faktor pendukung dan penghambat bagi
guru pendidikan agama Islam dalam menanggulangi kenakalan remaja di SMP
Negeri 1 Pungging Mojokerto. Sedangkan metode penelitian yang penulis
gunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi
kasus dan tehnik pengumpulan datanya meliputi: observasi, wawancara
(interview), dan dokumentasi.
Dari hasil penelitian yang penulis lakukan akhirnya menghasilkan suatu
kesimpulan sebagai berikut: Pertama, Bentuk-bentuk kenakalan: Membolos
sekolah, tidak mengikuti pelajaran, berkelahi, rambut gondrong/ di cat, merokok
di sekolah, berkata jorok/mengumpat, melanggar tata tertib sekolah, mencoretcoret
dinding sekolah dengan kata-kata yang jorok/tidak sopan, membawa HP,
membawa ular di sekolah. Kedua, Strategi guru pendidikan agama Islam di
antaranya: Strategi preventif (pencegahan): Mengaktifkan kegiatan keagamaan di
sekolah yaitu: 1) Peringatan hari besar Islam yang diisi dengan kegiatan Shalat
bersama, pengajian. 2) Pondok Ramadhan. 3) Pengajian rutin melalui khotbah
shalat Jum’at yang dilaksanakan di sekolah. 4) Shalat dzuhur berjama’ah di
sekolah. Strategi represif (menekan), berasal dari peraturan sekolah yaitu dengan
menerapkan system score yang jika kenakalan tersebut sudah dalam scor yang
besar maka akan dipanggil orang tuanya, tidak ada upaya tertentu dari guru
pendidikan agama Islam. Strategi kuratif (penyembuhan): Memberikan nasehatnasehat
secara langsung, pengarahan tentang tata cara berakhlak yang baik, yang
semua itu dilakukan dengan menggunakan pendekatan keagamaan. Ketiga, faktor
pendukung bagi guru: Mayoritas guru di SMP Negeri 1 Pungging Mojokerto
adalah muslim, peraturan sekolah yang mewajibkan siswa-siswi untuk memakai
seragam panjang yang dilengkapi dengan memakai jilbab bagi yang putri seperti
layaknya seragam sekolah di madrasah, aktivitas keagamaan selalu mendapatkan
dukungan dari pihak dalam sekolah maupun luar sekolah. Faktor penghambat bagi
guru: Perhatian orang tua yang sangat kurang dan sangat minim terhadap
pentingnya ajaran-ajaran agama, pengaruh lingkungan (pergaulan diluar yang
luas, yang tidak kondusif), ekonomi orang tua yang kurang mendukung, dalam
membantu aktualisasi perkembangan pendidikan anaknya di sekolah.
Kenakalan remaja yang dimaksud dalam skripsi ini bukanlah kenakalan
remaja yang ekstrim, akan tetapi yang dimaksud kenakalan disini adalah suatu
bentuk perbuatan yang menyimpang, yang dilakukan oleh siswa SMP. Dan dalam
menanggulangi kenakalan remaja (siswa) di SMP Negeri 1 Pungging Mojokerto
agar dapat terwujud dengan baik, maka kuncinya terletak pada kemauan dan
kemampuan guru, serta dapat didukung dengan adanya strategi yang lebih
terfokus pada masalah kenakalan remaja (siswa).


Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment