Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Sunday, June 4, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi Hukum Bisnis Syariah:Lelang emas di Bank Syariah: Studi terhadap prosedur lelang emas di BRI Syariah Cabang Malang

Abstract

INDONESIA:
Pesatnya perkembangan roda perekonomian masyarakat saat ini dapat dilihat dari berbagai macam usaha yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Namun, terkadang kebutuhan ekonomi masyarakat tidak sesuai dengan kondisi keuangan yang dimiliki. Bagi seseorang yang mempunyai barang berharga, seperti perhiasan emas atau emas lempengan dapat menggadaikan barang tersebut ke pegadaian atau Bank Syariah berdasarkan hukum gadai. Tapi, dalam praktiknya ada kalanya nasabah tidak dapat melunasi pinjamannya pada saat jatuh tempo, sehingga pihak pegadaian atau Bank berwenang untuk menjual emas tersebut dengan cara lelang.
Dalam penelitian ini, terdapat rumusan masalah yaitu: 1) Bagaimana lelang emas sebagai barang jaminan gadai di BRI Syariah Cabang Malang perspektif fiqh muamalah? 2) Bagaimana lelang emas sebagai barang jaminan gadai di BRI Syariah Cabang Malang perspektif Peraturan Menteri Keuangan No. 93/PMK.06/2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang?
Penelitian ini tergolong ke dalam jenis penelitian yuridis-empiris, yang mengambil lokasi penelitian di BRI Syariah Cabang Malang. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif verifikatif yaitu dengan mendeskripsikan data yang diperoleh tentang produk gadai Bank BRI Syariah yang melaksanakan praktik lelang, yang kemudian dianalisis dengan menggunakan tinjauan fiqh muamalah dan Peraturan Menteri Keuangan No. 93 /PMK.06/2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang. Pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara dan dokumentasi.
Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa prosedur lelang emas di BRI Syariah Cabang Malang telah memenuhi rukun, syarat dan ketentuan umum jual beli secara syar’i. Namun, fakta riil yang terjadi Bank tidak sepenuhnya mengikuti prinsip-prinsip syariah, yaitu masih terdapat unsur-unsur konvensional berupa monopoli yang dilakukan Bank dengan tidak mewakilkan proses lelang kepada pihak yang lebih berhak dan adil, yaitu pejabat pelelangan. Akan tetapi, dilakukan oleh pihak Bank sendiri. Hal tersebut tidak dibenarkan oleh agama karena dapat merugikan pemilik barang. Disisi lain, Bank masih menggunakan peraturan yang dibuat oleh PT. Bank BRI Syariah Pusat sehingga belum menggunakan PMK tahun 2010 tentang petunjuk pelaksanaan lelang. Realitanya Bank juga tidak melaksanakan ketentuan Standart Operational Procedure (SOP) PT. Bank BRI Syariah. Dimana apabila nasabah tidak dapat melunasi pinjaman pada saat jatuh tempo maka barang akan dijual melalui lelang sesuai syariah. Sehingga penjualan objek jaminan secara langsung tanpa dilelang yang dilakukan oleh BRI Syariah tidak sesuai dengan prosedur penjualan objek jaminan secara umum yaitu dilakukan secara terbuka atau dilelang.
ENGLISH:
The rapid development of the economy of today's society can be seen from various businesses by humans to meet their needs. However, sometimes the economic needs of the people are not in accordance with the financial condition owned. Someone who has valuable goods such as gold, jewelry or gold plate can pawn those goods to pawn shops or pawn Bank Syariah law. However, there are times when customers are not able to repay the loan on the due date, so that the Bank is authorized to mortgage or sell the gold by way of auction.
In this study, there are two statements of the problem: 1) How to auction gold as collateral lien on BRI Sharia Branch Malang in the perspective of fiqh? 2) How to auction gold as collateral lien on BRI Sharia Branch Malang in the perspective of Finance Minister Regulation No.93/PMK.06/2010 on Implementation Guidelines Auction?
This study belong includes juridical-empirical research, which take the location of the study in BRI Sharia Branch Malang. This study uses descriptive analysis which describes the data verification obtained is about the product pawn of BRI Sharia with the auction practice, which is then analyzed by using a review of fiqh muamalah and Finance Minister Regulation No.93/PMK.06/2010 on the Implementation of Guidelines Auction. Data collection uses interviews and documentation.

Based on the research, it is revealed that the gold auction procedures at BRI Sharia Branch Malang has met the pillars (rukn), terms and conditions of Islamic sale and purchase. However, in the implementation, the Bank does not completely follow Islamic principles, there are still elements of the conventional form of monopoly by not taking representative with the auction process to those who have bigger authority, the auction official. the Bank conducts the auction by itself. It is not justified right by Islamic law because it can make the customer suffers. On the other hand, the Bank still uses rules made by PT. BRI Sharia Bank and do not use PMK in 2010 on the instructions of the auction. The reality also is not implementing the provisions of the Bank Standard Operational Procedure (SOP) of PT. Bank BRI Sharia. In the latest rule, if the customer can not pay off the loan on the due date then the goods will be sold by Sharia auction compliance. So, sales collateral objects directly without auction conducted by BRI Sharia is not in accordance with the procedures in general sales collateral object which is conducted openly or auctioned.


Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi Hukum Bisnis Syariah" : iLelang emas di Bank Syariah: Studi terhadap prosedur lelang emas di BRI Syariah Cabang Malang.Untuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment