Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Friday, June 9, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi al-Ahwal al-Syakhshiyyah:Pandangan tokoh masyarakat terhadap pernikahan dini akibat hamil pranikah: Studi di Desa Sengon Agung Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan

Abstract

INDONESIA:
Masalah pernikahan dini selalu menjadi bahan yang menarik untuk diperbincangkan dan diperdebatkan, karena menimbulkan pro dan kontra dari berbagai pihak. Berbagai tanggapan tentang menikah di usia dini bermunculan, ada yang menanggapi dengan positif, namun tak jarang pula ada yang memandang negatif. Fenomena pernikahan dini di usia anak-anak tidaklah jauh berbeda mengingat fakta perilaku seksual remaja melakukan hubungan seks pra nikah sering berujung pada pernikahan dini salah satunya yang di akibatkan hamil sebelum nikah katakanlah zina dini. Sehingga orang tua tidak ada pilihan lain selain memberi pilihan pada anak itu menikah dengan orang yang menghamilinya. Menyegerakan perkawinan tersebut selain untuk menutup aib dan menyelamatkan status anak pasca kelahiran juga untuk menjaga dari fitnah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan tokoh masyarakat terhadap pernikahan dini akibat hamil pra nikah di Desa Sengon Agung dan ingin mengetahui bagaimana dampak sosiologis pernikahan dini akibat hamil pra nikah.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif. Sesuai dengan pendekatan yang di pakai penelitian menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi dalam pengumpulan data. Analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif yang bertujuan menggambarkan secara tepat sifat-sifat suatu individu, keadaan, gejala atau kelompok tertentu dalam masyarakat.
Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan bahwa pandangan tokoh masyarakat terhadap pernikahan dini akibat hamil pra nikah sebagian besar membolehkan dan sebaiknya segera dinikahkan karena sudah terlanjur hamil di luar nikah. Supaya nantinya tidak mendapat dampak negatif dari penilaian masyarakat kepada keluarganya dan juga kepada yang bersangkutan. Akibat dari pernikahan tersebut hanya sekedar untuk menutup aib. dan juga untuk menyelamatkan status anak pasca kelahiran. Sedangkan dampak sosiologisnya bagi ibu yang hamil pra nikah atau anak yang akan dilahirkan nanti, akan terjadi ketidakseimbangan atau ketidaknormalan baik dari aspek sosial maupun dari aspek psikis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya pernikahan dini akibat hamil pra nikah di Desa Sengon Agung tersebut boleh dilaksanakan, demi untuk menutup aib dan menyelamatkan status anak pasca kelahiran . Dengan adanya pernikahan dini akibat hamil pra nikah, yang jelas tidak akan ada kebahagiaan dan keharmonisan baik di dalam keluarga maupun di lingkungan, karena sudah berangkat dari jalan yang salah dan kurang adanya persiapan diantara kedua belah pihak. Padahal kunci kebahagiaan harus dimulai dari jalan yang benar.
ENGLISH:
Early marriage always becomes an interesting topic to be discussed and to be debated, because it raises pros and cons of the various sides. There are many various opinions about marriage in the early age are emerged. There are many positive responses regard to this topic, but there are, not frequently, also have negative views. The phenomenon of the early marriage at the tender year is not too different from the pre-marriage sex because teen’s sexual behaviors to have sex before marriage often leads to the early marriage one of the causes is because of pre-marriage pregnancy or it can be said early fornication. Therefore, parents have no other choices than to cover that disgrace choice to marry someone of her up. Hasten the marriage not only do to cover disgrace and save the status of the child after birth but also to protect a slander. This study is conducted to find out the view of community leaders in the Sengon Agung village and to know how the sociological affects of early marriage due to pre-marriage pregnancy.
The approached used in this study is a qualitative approach. In accordance with the approach used, the methods used for collecting the data are the observation, interview and documentation. The data analysis in this study is descriptive research. It accurately describes the properties of an individual, state, or symptom of certain groups in the society.
Based on the study, it is found that most of community leader’s view are allowed the teen, who do the premarital pregnancy, to marriage soon because it has been pregnant. Therefore, it will not give a negative impact from the community’s views toward the family concerned. The aim of that early marriage is to cover the disgrace. It is also for saving the child status or identity after birth. While the sociological affects for women, who experience the pre-marriage pregnancy, and the child to be born later, there will be imbalances or abnormalities in terms of social and psychological aspects. While the people want to be introvert or extrovert to her and her child is depending on her, whether he wants to be extrovert or tends to be introvert to her society.
Results showed that the early marriage caused by the pre-marriage pregnancy, in Sengon Agung village, is allowed and may be implemented in order to cover the disgrace and save the status or identity of the child after birth. With the existence of early marriage due to the pre-marriage pregnancy, there is, abssolutely no happiness and harmony both within the family and the environment. That because they had already departed from the wrong path and lack of the preparation. Yet, the key of happiness must begin from the right path.


Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi al-Ahwal al-Syakhshiyyah" : Pandangan tokoh masyarakat terhadap pernikahan dini akibat hamil pranikah: Studi di Desa Sengon Agung Kecamatan Purwosari Kabupaten PasuruanUntuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment