Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Sunday, August 18, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : EFEK ANTIHIPERGLIKEMIK EKSTRAK BIJI JINTAN HITAM (Nigella sativa) PADA TIKUS MODEL DIABETES TIPE II

Diabetes tipe 2 adalah kelainan metabolik akibat defisiensi insulin yang ditandai   dengan  hiperglikemia.  Obesitas  menjadi  salah  satu  faktor  pemicu terjadinya diabetes tipe 2 pada manusia.  Terjadi peningkatan radikal bebas pada penderita diabetes.   Jintan hitam  mengandung senyawa antioksidan tinggi yang diduga          dapat menangkal radikal bebas pada penderita diabetes  seperti thymoquinone, α-pynene, carvacrol sehingga membantu penurunan kadar glukosa darah  dan  memperbaiki  kerusakan  pada  pulau  langerhans  pankreas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh  pemberian ekstrak biji jintan hitam pada kadar glukosa dan tingkat kerusakan pulau langerhans pankreas tikus model diabetes tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan.  Perlakuan yang  digunakan  adalah K+ (tikus diabetes tanpa pemberian ekstrak biji jintan hitam),  D1  (tikus  diabetes  dengan  pemberian  ekstrak  biji  jintan  hitam  dosis 150µg/kgBB/hari), D2 (tikus diabetes dengan pemberian ekstrak biji jintan hitam dosis  300µg/kgBB/hari),  K-  (tikus  normal)  dan  K-  J  (tikus  normal  dengan pemberian  ekstrak  biji  jintan  hitam  dosis  150µg/kgBB/hari).  Kadar  glukosa dianalisis  dengan  ANKOVA,  sedangkan  tingkat  kerusakan  pulau  lengerhans dianalisis dengan ANOVA.  Uji lanjut dilakukan dengan uji BNT 5% jika hasil analisis menunjukkan pengaruh nyata. Hasil  menunjukkan  bahwa  pemberian  ekstrak  biji  jintan  hitam  dosis 150µg/kgBB  selama  45  hari  dapat  menurunkan  kadar  glukosa  darah  dan memperbaiki  tingkat kerusakan pulau langerhans.      Bahkan pertumbuhan berat badan  tikus  diabetes  juga  megalami  perbaikan.  Namun,  pemberian  dosis  300 µg/kgBB tidak efektif menurunkan kadar glukosa dan memperbaiki kerusakan jaringan, serta belum dapat meningkatkan berat badan tikus diabetes.



Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment