Referensi Skripsi Terbaru | Download Skripsi Gratis

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Thursday, August 15, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : ETNOBOTANI TUMBUHAN YANG BERMANFAAT UNTUK KESEHATAN REPRODUKSI DI LINGKUNGAN MASYARAKAT

Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional (herbal) mempunyai peranan penting bagi manusia terutama masyarakat Samin Dikecamatan. Proses ini sudah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi, akan tetapi, saat ini ada kecenderungan tradisi mulai ditinggalkan. Oleh karena itu, sangat penting untuk menggali kembali pengetahuan tentang spesies tumbuhan yang bermanfaat sebagai kesehatan reproduksi oleh masyarakat Samin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonservasi pengetahuan lokal (indigenous knowledge) dan keanekaragaman tumbuhan obat di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2011. Responden diambil dari Kecamatan Margomulyo yaitu Desa Margomulyo, Sumberejo dan Kalangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan metode survei, teknik wawancara semi terstruktur dan terstruktur. Jumlah sampel penelitian sebanyak 40 responden, yang terdiri dari pengobat tradisional (dukun), ketua adat kampung dan masyarakat yang mengetahui dan memanfaatkan tumbuhan obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 33 jenis tumbuhan obat untuk kesehatan reproduksi yang dimanfaatkan oleh masyarakat Samin. Tumbuhan yang banyak dimanfaatkan sebagai obat reproduksi adalah kunyit (Curcuma domestica) dari suku Zingiberaceae sebesar 35% dan sirih (Piper betle L.) dari suku Piperaceae sebesar 30%. Masyarakat Samin memanfaatkan tumbuhan untuk perawatan pasca melahirkan sebesar 22%, keputihan sebesar 18%, impotensi sebesar 15%, alat kontrasepsi sebesar 12%, kemandulan sebesar 9%, PMS (penyakit menular seksual) sebesar 9%, menurunnya gairah seksual sebesar 6%, ejakulasi dini sebesar 6% dan pendarahan sebesar 3%. Organ tumbuhan obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat Samin untuk kesehatan reproduksi adalah daun sebesar 36%, rimpang sebesar 24%, akar sebesar 16%, buah sebesar 10%, umbi sebesar 8%, kulit sebesar 4% dan biji sebesar 2%. Masyarakat Samin menggunakan tumbuhan untuk kesehatan reproduksi dengan cara direbus sebesar 58%, ditumbuk 31% dan lainnya sebesar 11%. Masyarakat Samin memperoleh tumbuhan obat untuk kesehatan reproduksi dari budidaya sebesar 62%, membeli dipasar sebesar 25% dan liar sebesar 13%.


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment