There was an error in this gadget

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Wednesday, August 14, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : UJI VIABILITAS BAKTERI INDIGENOUS AIR RENDAMAN KENAF DALAM MEDIA TEPUNG BERAS DAN LAMA PENYIMPANAN

Bakteri indigenous yaitu bakteri yang hidup bebas di alam dan memiliki berbagai macam manfaat bagi manusia. Bakteri indigenous merupakan bakteri pengurai serat yang manfaatnya dapat digunakan sebagai pendukung teknologi pertanian di bidang miokrobiologi. Isolat Indigenous air rendaman kenaf mampu mempercepat proses penyeratan serat kenaf dengan hasil yang lebih baik dari proses kimiawi. Ketersediaan isolate Indigenous akan sangat membantu dalam proses penyeratan serat kenaf. Untuk itu, Penelitian ini dilakukan dengan dua variasi media yaitu tepung beras ditambah skim dan tepung beras ditambah skim dan glikosa, metode yang digunakan yaitu freeze drying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui viabilitas bakteri indigenous air rendaman kenaf dalam media tepung beras dan lama penyimpanan setelah proses Freeze drying. Penelitian bersifat eksperimen secara deskriptif yang memberikan informasi tentang pengaruh media tepung beras terhadap viabilitas bakteri indigenous air rendaman kenaf dengan metode freeze drying. Dilakukan pada bulan September sampai November 2011 di Laboratorium Mikrobiologi jurusan Biologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Untuk proses freeze-drying dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Nutrisi dan Pakan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dan Laboratorium Bioteknologi Jurusan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang. Hasil dari uji viabilitas bakteri Indigenous air rendaman kenaf tertinggi
terdapat pada minggu ke-6 dengan media pembawa tepung beras ditambah skim yaitu 4,5×109 (CFU/ml). Viabilitas bakteri Indigenous dengan media tepung beras ditambah skim dan glukosa pada minggu ke-0 dan minggu ke-4 lebih tinggi sekitar 1,1 siklus log daripada viabilitas bakteri Indigenous dengan media tepung beras ditambah skim. Dan viabilitas bakteri Indigenous dengan media tepung beras ditambah skim pada minggu ke6 dan minggu ke-8 lebih tinggi sekitar 0,5 siklus log daripada media tepung beras ditambah skim dan glukosa.



Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment