There was an error in this gadget

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Monday, June 15, 2015

Analisi Ekonomi Usahatani Kacang Tanah Desa Amabarisan dan Desa Manik Maraja Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun

Safrina, Neiny
Produksi kacang tanah Sumatera Utara tahun 2007 sebesar 20.329 Ton naik sebesar 210 Ton atau 1,04% dibandingkan produksi kacang tanah tahun 2006. Kenaikan produksi kacang tanah disebabkan oleh kenaikan produktivitas 0,31 Ton/ Ha atau 2,77% sedangkan luas panen mengalami penurunan sebesar 297 Ha atau 1,65%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan bersih pada usahatani kacang tanah di daerah penelitian, mengetahui apakah usahatani kacang tanah layak diusahakan secara ekonomi dan mengetahui berapa besar kontribusi pendapatan usahatani kacang tanah terhadap total pendapatan keluarga di daerah penelitian. Metode penelitian yang digunakan yaitu secara purposive, metode penarikan sampel dilakukan secara simple random sampling atau acak. Metode analisis kelayakan usahatani digunakan Kriteria Investasi R/C (Return/ Cost) Ratio dan untuk analisis besar kontribusi pendapatan usahatani kacang tanah digunakan tabulasi sederhana. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan: Besar biaya produksi rata-rata kacang tanah per hektar untuk Desa Ambarisan Rp. 5.982.595,78 dan untuk Desa Manik Maraja Rp. 6.388.464,70. Sedangkan, besar penerimaan rata-rata usahatani kacang tanah di Desa Ambarisan Rp. 19.850.000 per hektar dan Rp. 18.125.000 untuk Desa Manik Maraja. Besar pendapatan bersih rata-rata yang diterima petani kacang tanah per hektar di Desa Ambarisan sebesar Rp. 13.867.404 dan untuk Desa Manik sebesar Rp. 11.736.535 per hektar dengan periode satu kali musim tanam. Secara ekonomi usahatani kacang tanah layak di usahakan. Sementara usahatani kacang tanah merupakan mata pencaharian utama pada daerah penelitian.

Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment