Referensi Skripsi Terbaru | Download Skripsi Gratis

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Thursday, June 11, 2015

Analisis Finansial Industri Pembuatan Kerupuk Opak (Studi Kasus : Desa Tuntungan I dan Desa Tuntungan II, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara)

Nailufar, Annisa
Industri pembuatan kerupuk opak merupakan industri yang menggunakan bahan baku dari salah satu komoditas pertanian yaitu ubi kayu (Manihot utilissima). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara kerupuk opak terpilih menjadi Produk Unggulan Prioritas (PUP) Pertama diantara 9 komoditi unggulan lainnya. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive yaitu daerah dipilih secara cermat sehingga sesuai dengan tujuan penelitian. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sensus yaitu seluruh industri pembuatan kerupuk opak yang terdapat di daerah penelitian dijadikan sebagai sampel dan pemiliknya dijadikan sebagai responden. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh secara langsung melalui wawancara kepada responden sedangkan data sekunder diperoleh dari lembaga atau instansi yang terkait dalam penelitian ini. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut : 1. Ketersediaan bahan baku tidak cukup tersedia di daerah penelitian tetapi modal dan tenaga kerja yang diperlukan untuk menjalankan industri pembuatan kerupuk opak cukup tersedia di daerah penelitian. 2. Rata-rata penerimaan yang diperoleh responden dari industri pembuatan kerupuk opak di daerah penelitian adalah tinggi yaitu sebesar Rp. 11.939.062,50,-/minggu, Rp. 47.756.250,-/bulan dan Rp. 476.562.500,-/tahun. 3. Rata-rata pendapatan yang diperoleh responden dari industri pembuatan kerupuk opak di daerah penelitian rendah yaitu sebesar Rp. 1.700.258,74,-/minggu, Rp. 6.799.198,64,-/bulan dan Rp. 67.936.896,40,-/tahun. 4. Rata-rata nilai tambah (value added) produk yang diperoleh dari industri pembuatan kerupuk opak di daerah penelitian adalah tinggi yaitu sebesar Rp. 290.375,52,-/hari, Rp. 1.742.253,13,-/minggu, Rp. 6.969.012,50,-/bulan, Rp. 69.690.125,-/tahun. 5. Rata-rata Break Even Point Produksi sebesar 513,33 kg/hari, 3.098,28 kg/minggu, 12.393,66 kg/bulan dan 123.953,25 kg/tahun. Kenyataan rata-rata volume produksi yang diperoleh 602,03 kg/hari, 3.612,19 kg/minggu, 14.448,75 kg/bulan dan 144.487,50 kg/tahun. 6. Rata-rata Break Even Point Harga yaitu Rp. 2.837,82,-/kg/minggu, Rp. 2.837,95,-/kg/bulan, dan Rp. 2.838,35,-/kg/tahun. Kenyataan harga jual rata-rata kerupuk opak per minggu, bulan dan tahun sebesar Rp. 3.306,25/kg. 7. Nilai rata-rata R/C Ratio per minggu, bulan, dan tahun yaitu 1,17, artinya R/C Ratio ≥ 1 sehingga industri pembuatan kerupuk opak di daerah penelitian layak untuk diusahakan.

Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment