Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Tuesday, June 16, 2015

Analisis Usahatani Tembakau Rakyat Di Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi

Siahaan, Erna Kristina
Indonesia merupakan negara pertanian, artinya sektor pertanian dalam tatanan pembangunan nasional memegang peranan penting karena selain bertujuan menyediakan pangan bagi seluruh penduduk. Pertanian juga merupakan sektor andalan penyumbang devisa negara dari sektor non migas. Besarnya kesempatan kerja yang diserap dan besarnya jumlah penduduk yang masih bergantung pada sektor ini memberikan arti bahwa dimasa mendatang sektor ini masih perlu ditingkatkan. Kita menyadari bahwa masih sedikitnya peneliti sosial ekonomi tentang perkebunan. Pengembangan tanaman perkebunan pada masa mendatang mempunyai tantangan dalam hal untuk mendapatkan jenis tanaman yang cocok dengan kondisi alamnya dan mempunyai prospek pemasaran yang baik untuk masa mendatang. Salah satu tanaman perkebunan yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi adalah tembakau. Tembakau merupakan komoditi perkebunan yang apabila dikelola dengan baik dan dapat dimanfaatkan sebagai pemasok devisa negara. Prospek tembakau di Indonesia masih sangat baik, karena memiliki pasar yang jelas dalam hal ini industri rokok. Perkembangan terakhir menunjukkan bahwa terjadi ketidakseimbangan antar produksi dan konsumsi tembakau dunia dalam beberapa tahun terakhir, sementara konsumsi tembakau dunia cenderung meningkat. Konsumsi total tembakau domestik Indonesia oleh industri rokok juga masih menunjukkan peningkatan. Melihat akan potensi yang memungkinkan bagi pengembangan tanaman pertembakauan seperti ketersediaan lahan, tenaga kerja yang cukup, teknologi yang tersedia, dengan potensi pasar dalam dan luar negeri, maka arah pengembangan tanaman perkebunan tidak bisa lepas dari potensi yang ada tersebut. Kondisi teknik budidaya pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Sumbul secara umum masih bersifat tradisional mulai dari pembibitan, pengolahan tanah, penanaman, pemupukan, penyiangan dan pembumbunan, pengendalian hama dan penyakit, panen dan pengeringan. Petani sampel di daerah penelitian juga masih menggunakan alat-alat yang sederhana untuk usahataninya. Komponen biaya produksi terdiri dari biaya bibit, pupuk, obat-obatan, penyusutan alat-alat pertanian, tenaga kerja, lahan dan pajak bumi dan bangunan yang digunakan para petani sampel selama satu musim tanam. Penerimaan adalah perkalian antara hasil produksi dengan harga. Semakin tinggi hasil produksi yang dihasilkan maka semakin tinggi pula penerimaan yang akan diperoleh. Akan tetapi, produksi yang tinggi tanpa didukung harga jual yang baik maka penerimaan yang diperoleh tidak tinggi. Artinya untuk memperoleh penerimaan yang tinggi maka yang harus diperhatikan adalah kualitas dan kuantitas dari produksi usahatani tembakau rakyat. Pendapatan bersih petani adalah total penerimaan yang diperoleh oleh petani dikurangi dengan jumlah biaya produksi (pupuk, obat-obatan, penyusutan peralatan, tenaga kerja, lahan, pajak bumi dan bangunan) selama proses produksi usahatani tembakau rakyat berlangsung. Analisis kelayakan usahatani tembakau rakyat dilakukan untuk mengetahui kelayakan usahatani tembakau rakyat yang di jalankan oleh petani. Untuk mengetahui kelayakan usahatani tembakau rakyat di daerah penelitian di analisis dengan menggunakan kriteria kelayakan R/C adalah singkatan dari Return Cost Ratio. Return Cost Ratio memiliki kriteria yaitu jika R/C ≥ 1, maka usahatani tembakau layak diusahakan dan jika R/C < 1, maka usahatani tembakau rakyat tidak layak untuk diusahakan.

Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment