Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Monday, June 15, 2015

Pengaruh Kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah per 1 Januari 2010 terhadap Pendapatan Petani Padi Sawah

Sijabat, Dahlan
Dahlan Sijabat (070309013), dengan judul skripsi “Pengaruh Kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah per 1 Januari 2010 terhadap Pendapatan Petani Padi Sawah”. Studi Kasus : Desa Sidoarjo II Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, dengan dibimbing oleh Ibu Ir. Asmi Tiurland Hutajulu M.S dan Bapak Ir. Sinar Indra Kesuma Ginting M.Si. Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah adalah besaran harga terendah yang ditetapkan oleh pemerintah terhadap gabah sesuai dengan kualitas gabah tersebut yang tujuannya untuk melindungi petani dengan adanya jaminan harga yang wajar. Kebijakan penetapan harga pembelian pemerintah ini diharapkan disamping untuk menjaga stabilitas harga, juga diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi beras (padi) dan menjamin peningkatan pendapatan petani. Metode penelitian dilakukan secara purposive, metode penarikan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah diuji dengan menggunakan analisis deskriptif dan metode uji beda rata-rata menggunakan rumus t-hitung dengan uji 2 arah sebelum dan sesudah kenaikan HPP gabah (Paired Sample T-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persentase kenaikan harga penjualan gabah petani dengan kenaikan HPP gabah per 1 Januari 2010 di daerah penelitian tergolong sedang yaitu sebesar 19,39 %. Ada perbedaan pendapatan usahatani petani padi sawah sebelum dan sesudah kenaikan HPP gabah 1 Januari 2010. Pendapatan sesudah kenaikan HPP gabah per 1 Januari 2010 meningkat sebesar Rp 2.327.290 (18,73 %) dari pendapatan sebelum kenaikan HPP gabah per 1 Januari 2010. Ada beberapa masalah yang dihadapi petani padi sawah di daerah penelitian dalam menjalankan kegiatan usahataninya yaitu Benih yang digunakan petani kualitasnya rendah, Serangan hama ulat penggulung daun, keong mas dan sundep menyebabkan produksi menurun. Harga jual gabah pada saat panen rendah. Dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi maka upaya-upaya yang dilakukan petani adalah Petani memilih benih sendiri walaupun benih yang digunakan tersebut bukan yang bersertifikat dengan melakukan perendaman sehingga benih yang kosong akan terapung. Upaya mengatasi serangan hama sundep dilakukan dengan penyemprotan dengan menggunakan insektisida Spontan secara teratur, keong mas diatasi dengan cara penyemprotan insektisida Molluscic secara teratur dan ulat penggulung daun diatasi dengan penyemprotan insektisida Match. Harga jual pada saat panen yang rendah maka upaya yang dilakukan petani hanya menjual gabahnya dengan jumlah tertentu cukup untuk membayar pengeluaran usahatani yang mendesak seperti membayar sewa lahan atau iuran irigasi dan lain-lain.

Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment