Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Friday, June 9, 2017

Jasa Buat Skripsi: download Skripsi al-Ahwal al-Syakhshiyyah,:Kelalaian tanggung jawab suami sebagai alasan gugat nafkah madliyah tanpa adanya perceraian: Studi kasus di RT.02 RW.02 Kelurahan Bugulkidul Kecamatan Bugulkidul Kota Pasuruan.


Abstract

INDONESIA:
Fenomena yang ada di tengah-tengah masyarakat kecil (keluarga) adalah masalah kelalaian tanggung jawab suami yang meliputi nafkah. Suami yang tidak mampu menafkahi isteri bisa dianggap berhutang dan isteri berhak menuntut pengembalian atas nafkah madliyah tersebut.Seorang suami yang tidak memenuhi kewajibannya dan tidak bisa memberikan nafkah kepada isterinya, maka isteri bisa meminta memfasakh pernikanhannya tersebut. Fasakh adalah menjadikan pernikahan seperti tidak ada. Hanya saja perbedaan di sini yaitu suami yang tidak memenuhi nafkah dan juga melalaikan tanggung jawab, namun tidak memfasakh pernikahannya dan isteri pun tidak meminta suaminya untuk memfasakh pernikahan atau meminta cerai kepada suaminya.
Tanggung jawab suami adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang suami dalam memenuhi semua kebutuhan baik makanan, pakaian dan biaya pendidikan anak-anak guna tercipta keluarga yang sakinah mawaddah wa rahma. Dalam penelitian ini akan dibahas mengenai permasalahan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan suami melalaikan tanggung jawab dalam pemenuhan nafkah keluarga serta upaya apa saja yang dilakukan isteri dalam memenuhi kebutuhan keluarga dan juga dampaknya dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor kelalaian tanggung jawab suami meliputi tidak adanya nafkah untuk keluarga serta bagaimana upaya seorang istri untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama adanya kelalaian tanggung jawab suami dan dampak apa saja yang ditimbulkan ketika terjadi gugat nafkah madliyah tanpa adanya perceraian karena kelalaian tanggung jawab suami di RT.02 RW.02 Kelurahan Bugulkidul Kecamatan Bugulkidul Kota Pasuruan.
Data dalam penelitian ini didapat melalui wawancara secara langsung dengan subjek penelitian yang meminta gugat nafkah madliyah tanpa adanya perceraian. Adapun data tersebut merupakan sumber data primer, sekunder dan tersier yang berasal dari dokumentasi. Semua data dijelaskan secara jelas karena jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan terjun langsung ke lokasi penelitian. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif, yaitu dengan cara menggambarkan suatu keadaan atau suatu fenomena dengan kata-kata atau kalimat yang dipisahkan menurut kategori untuk memperoleh kesimpulan.

Faktor-faktor yang menyebabkan suami melalaikan tanggung jawab dalam pemberian nafkah keluarga adalah: suami enggan mencari nafkah, adanya pihak ketiga di dalam rumah tangga, suami penipu dengan memanipulasi gaji, dan kurangnya mendapatkan perhatian dari isteri lantaran isteri yang disibukkan dengan pekejaan. Terkait dengan upaya-upaya yang dilakukan seorang isteri dalam memenuhi kebutuhan keluarga selama tidak adanya tanggung jawab suami dalam pemberian nafkah adalah isteri yang bekerja keras, melapor kepada qadli, mengambil gaji suami tiap bulan Dampak yang muncul adalah terhadap keluarga (isteri dan anak-anak) yang berhubungan dengan masyarakat.

Abstract


The phenomenon that exists in the midst of a small community (family) is the problem of neglect of husband's responsibility that includes a living. Husbands who can not afford to pay their wives can be considered indebted and the wife has the right to demand the return of the madliyah. A husband who does not fulfill his duties and can not provide for his wife, so the wife can ask for his perfection. Fasakh is making marriage like nothing. It's just the difference here is the husband who does not fulfill his living and also neglects the responsibility, but does not facilitate his marriage and the wife did not ask her husband to marry the wedding or ask for divorce to her husband.
Husband's responsibility is a duty that must be fulfilled by a husband in meeting all the needs of both food, clothing and educational costs of children in order to create a sakinah mawaddah wa rahma family. In this study will be discussed about the problems of any factors that cause husbands to neglect responsibility in fulfilling the family's livelihood and what efforts do the wife in meeting the needs of the family and also its impact in family and community life.
This study aims to determine the factors of negligence of husband responsibilities include the lack of livelihood for the family and how the efforts of a wife to meet the needs of the family during the negligence of husband's responsibilities and any impacts arising when there madliyah livelihood without any divorce due to negligence responsibility Replied husband in RT.02 RW.02 Kelurahan Bugulkidul District Bugulkidul Pasuruan.
The data in this study was obtained through direct interviews with research subjects who asked for madliyah's libel account in the absence of divorce. The data is the primary, secondary and tertiary data sources derived from the documentation. All data is explained clearly because this type of research is descriptive research and go directly to the research location. By using descriptive qualitative analysis method, that is by describing a state or a phenomenon with words or sentences separated by category to get conclusion.
Factors that cause husbands to neglect responsibility in providing family income are: husbands are reluctant to make a living, the existence of a third party in the household, the husband of swindler by manipulating the salary, and the lack of getting the attention of the wife due to the wife who preoccupied with the pekejaan. In relation to the efforts of a wife in fulfilling the family's needs during the absence of husband's responsibility in providing livelihood is a hard-working wife, reporting to qadli, taking a husband's salary every month The impact that arises is on the family (wife and children) Wh

Untuk Mendownload Skripsi "Skripsi al-Ahwal al-Syakhshiyyah" :  Kelalaian tanggung jawab suami sebagai alasan gugat nafkah madliyah tanpa adanya perceraian: Studi kasus di RT.02 RW.02 Kelurahan Bugulkidul Kecamatan Bugulkidul Kota Pasuruan.Untuk Mendownload skripsi ini silakan klik link dibawah ini


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment