There was an error in this gadget

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Wednesday, June 10, 2015

Pengaruh Pemberian Beberapa Jamur Antagonis Dengan Berbagai Tingkat Konsentrasi Untuk Menekan Perkembangan Jamur Pythium sp. Penyebab Rebah Kecambah Pada Tanaman Tembakau (Nicotiana tabaccum L.)

Jontar M Gultom
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis jamur antagonis dan tingkat kerapatan konidia yang efektif untuk menekan perkembangan jamur Pythium sp. penyebab rebah kecambah pada tembakau. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 13 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diuji adalah : J0 (kontrol/tanpa jamur antagonis, J1 (Trichoderma koningii 104), J2 (Trichoderma koningii 106), J3 (Trichoderma koningii 108), J4 (Trichoderma harzianum 104), J5 (Trichoderma harzianum 106), J6 (Trichoderma harzianum 108), J7 (Trichoderma viridae 104), J8 (Trichoderma viridae 106), J9 (Trichoderma viridae 108), J10 (Gliocladium virens 104), J11 (Gliocladium virens 106), J12 (Gliocladium virens 108). Peubah yang diamati adalah Persentase Perkecambahan (%) dan Intensitas Serangan (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase perkecambahan tertinggi terdapat pada J5, J6, J9, J12 yaitu sebesar 99,67 % dan terendah adalah J0 (kontrol) yaitu 72,57 %. Intesitas serangan tertinggi terdapat pada J0 (kontrol) yaitu sebesar 55,44% dan terendah pada J6 (Trichoderma harzianum 108) yaitu sebesar 38,33%.
The experiment was aimed to know the type of antagonist fungi and the level of conidia concentration for depressing the growth of Pythium sp. that cause of damping off tobacco plant. The experiment used Non Factorial Completely Randomized Design, with 3 treatment and 3 replication. The treatment are : J1 (Trichoderma koningii 104), J2 (Trichoderma koningii 106), J3 (Trichoderma koningii 108), J4 (Trichoderma harzianum 104), J5 (Trichoderma harzianum 106), J6 (Trichoderma harzianum 108), J7 (Trichoderma viridae 104), J8 (Trichoderma viridae 106), J9 (Trichoderma viridae 108), J10 (Gliocladium virens 104), J11 (Gliocladium virens 106), J12 (Gliocladium virens 108). Observable variable is Germination Percentage (%) and intensity of damping off (%). The result showed that the highest germination percentage are at J5, J6, J9 J12 (99,67%) and and the lowest is J0 (controlled) (72,57 %). The highest intensity at J0 (controlled) (55,44%) and the lowest is J6 ( Trichoderma harzianum 108) (38,33%).

Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi



Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment