Referensi Skripsi Terbaru | Download Skripsi Gratis

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Sunday, July 22, 2012

Skripsi PAUD : Penerapan Metode Cooperative Learning Teknik Jigsaw Dalam Meningkatkan Kemampuan Konsep Bentuk Geometri Anak Taman Kanak-Kanak


Penerapan Metode Cooperative Learning Teknik Jigsaw Dalam Meningkatkan Kemampuan Konsep Bentuk Geometri Anak Taman Kanak-Kanak
Penelitian dengan judul Penerapan Metode Cooperative Learning Teknik Jigsaw dalam Meningkatkan Kemampuan Konsep Bentuk Geometri Anak Tk ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan konsep bentuk geometri pada anak TK Haruman serta belum optimalnya metode pembelajaran yang di lakukan oleh guru dalam pembelajaran konsep bentuk geometri pada anak usia TK.
Tujuan Penelitian Penerapan Metode Cooperative Learning Teknik Jigsaw untuk TK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai penerapan metode Cooperative learning teknik Jigsaw dalam meningkatkan kemampuan konsep bentuk geometri  anak taman kanak-kanak.
Metode Penelitian Penerapan Metode Cooperative Learning Teknik Jigsaw untuk TK
Penelitian Penerapan Metode Cooperative Learning Teknik Jigsaw ini menggunakan Metode Penelitian Kelas secara deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 15 orang anak kelompok A 1 di TK Haruman. Bentuk geometri yang diteliti pada penelitian ini adalah bentuk lingkaran dan persegi empat. Hasilnya menunjukkan sebelum  diberikan tindakan ditemukan pada umumnya anak yang memiliki kemampuan konsep bentuk lingkaran rendah dan dikategorikan Perlu stimulasi sebanyak 43% sebagian kecil anak yang memiliki kemampuan konsep bentuk lingkaran sedang dan dikategorikan Dalam Proses sebanyak 35% dan anak yang memiliki kemampuan konsep bentuk lingkarani tinggi dan dikategorukan berkembang baik sebanyak %22.
Hasil Penelitian Penerapan Metode Cooperative Learning Teknik Jigsaw untuk TK
Setelah diterapan metode Cooperative learning teknik Jigsaw pada saat postest ditemukan 6% hasil anak yang termasuk kedalam kategori kemampuan rendah rendah, 11% anak yang dikategorikan dalam proses dan kemampuan konsep bentuk lingkaran yang meningkat tinggi dan dikategorikan berkembang baik sebanyak 83%, untuk kemampuan konsep bentuk persegi empat rendah dan dikategorikan perlu stimulasi sebanyak 45% sebagian kecil anak yang memiliki kemampuan konsep bentuk persegi empat sedang dan dikategorikan dalam proses sebanyak 25% dan anak yang memiliki kemampuan konsep bentuk persegi empat tinggi dan dikategorukan berkembang baik sebanyak %29.
Setelah diterapan metode Cooperative learning teknik Jigsaw pada saat postest ditemukan 5% hasil anak yang termasuk kedalam kategori kemampuan rendah, 11% anak yang dikategorikan dalam proses dan kemampuan konsep bentuk persegi empat yang meningkat tinggi dan dikategorikan berkembang baik sebanyak 84%.Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan metode Cooperative learning teknik Jigsaw dapat meningkatkan kemampuan konsep bentuk geometri anak Taman Kanak-kanak secara efektif. Rekomendasi bagi guru TK yaitu guru dapat menerapkan metode Cooperative learning teknik Jigsaw sebagai alternatif  pengembangan pembelajaran kognitif khususnya kemampuan geometri serta memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi, berinteraksi dan bekerjasama, sehingga anak mempunyai pengalaman sebuah konsep secara langsung.

aftar Isis_paud_0805437_table_of_content.pdf
Bab Is_paud_0805437_chapter1.pdf
Bab IIs_paud_0805437_chapter2.pdf
Bab IIIs_paud_0805437_chapter3.pdf
Bab IV
Bab Vs_paud_0805437_chapter5.pdf
Daftar Pustakas_paud_0805437_bibliography.pdf



Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment