Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Sunday, July 22, 2012

Skripsi PAUD : Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Teknik Jigsaw Dan Stad Terhadap Keterampilan Sosial Anak Usia Taman Kanak-Kanak


Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Teknik Jigsaw Dan Stad Terhadap Keterampilan Sosial Anak Usia Taman Kanak-Kanak 

: Penelitian Pre Eksperimen pada Kelompok B TK INDRI di Kecamatan Sukajadi Kota Bandung

Tujuan Penelitian Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Teknik Jigsaw Dan Stad Terhadap Keterampilan Sosial Anak TK
Tujuan utama dalam penelitian Pembelajaran Kooperatif Teknik Jigsaw Dan Stad ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif terhadap keterampilan sosial anak usia Taman Kanak-kanak. Selain itu melalui penelitian ini diharapkan memperoleh data tentang profil keterampilan sosial (dimensi kerjasama sosial, interaksi  sosial dan kemandirian sosial) anak usia taman kanak-kanak sebelum dan sesudah dilaksanakannya pembelajaran kooperatif teknik jigsaw dan STAD.

Metode Penelitian Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Teknik Jigsaw Dan Stad Terhadap Keterampilan Sosial Anak TK
Metode penelitian Pembelajaran Kooperatif Teknik Jigsaw Dan Stad yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain one group pretest-postest design experiment dengan populasi anak kelompok B TK Indri tahun pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 15 orang. Data yang digunakan berupa data ordinal sehingga perhitungan dalam penelitian ini menggunakan statistik non parametrik.

Hasil Penelitian Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Teknik Jigsaw Dan Stad Terhadap Keterampilan Sosial Anak TK
Hasil penelitian Pembelajaran Kooperatif Teknik Jigsaw Dan Stad menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif  memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan sosial (dimensi kerjasama sosial, interaksi  sosial dan kemandirian sosial ) anak usia taman kanak-kanak. Hal tersebut ditunjukkan dengan meningkatnya rata-rata keterampilan sosial anak kelompok B TK Indri sesudah dilaksanakan pembelajaran kooperatif sebesar 30,33. Sedangkan pada dimensi kerjasama sosial ditunjukkan dengan meningkatnya rata-rata sebesar 12.07, pada dimensi interaksi sosial yaitu sebesar 7.73, dan pada dimensi kemandirian sosial yaitu sebesar 10,53. Adapun rekomendasi bagi guru Taman Kanak-kanak adalah diharapkan dapat mengimplementasikan pembelajaran kooperatif yang didahului dengan pelatihan yang terstandarisasi sehingga guru memiliki pemahaman yang utuh mengenai konsep pembelajaran kooperatif. Selain itu dalam melaksanakan pembelajaran kooperatif sebaiknya dilakukan minimal oleh dua orang guru agar dalam setiap kegiatan dapat berjalan dengan baik serta guru dapat menggunakan media yang bervariasi sesuai dengan materi yang akan disampaikan.
Daftar Isis_paud__0604151_table_of_content.pdf
Bab Is_paud__0604151_chapter1.pdf
Bab IIs_paud__0604151_chapter2.pdf
Bab IIIs_paud__0604151_chapter3.pdf
Bab IVs_paud__0604151_chapter4.pdf
Bab Vs_paud_0604151_chapter5.pdf
Daftar Pustakas_paud_0604151_bibiography.pdf



Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment