Referensi Skripsi Terbaru | Download Skripsi Gratis

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Saturday, July 6, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Pengaruh Cara dan Lama Penyimpanan Dingin terhadap Kandungan Vitamin C

Buah-buahan dan sayur-sayuran memerlukan pendinginan yang relatif cepat untuk
mempertahankan kualitasnya. Penggunaan suhu rendah merupakan cara yang efektif untuk
memperpanjang daya simpan bahan segar. Pengunaan suhu rendah pada prinsipnya akan
menurunkan semua kegiatan metabolisme Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW
yang menyatakan bahwa, “Allah akan menurunkan pada suatu malam suatu penyakit oleh sebab
itu kita dianjurkan untuk menjaga makanan tersebut agar tidak terkontaminasi, makanan atau
minuman yang terkontaminasi akan berubah warna, bau dan rasanya”. Tujuan dari
penyimpanan dingin ini adalah untuk mendapatkan vitamin C dan antioksidan yang optimal
selama penyimpanan. Penyimpanan yang baik adalah menggunakan pendinginan, karena suhu
yang dingin menghambat kerusakan fisiologis, penguapan serta aktivitas mikroorganisme yang
mengganggu sehingga mutu serta kualitas selama penyimpanan masih tetap terjaga. Penelitian
ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui interaksi antara cara dan lama penyimpanan dingin dengan
kandungan vitamin C dan aktivitas antioksidan pada cabai merah. (2) Mengetahui pengaruh lama
penyimpanan dingin yang berbeda terhadap kandungan vitamin C dan aktivitas antioksidan pada
cabai merah. (3) Mengetahui pengaruh cara penyimpanan dingin yang berbeda terhadap
kandungan vitamin C dan aktivitas antioksidan pada cabai merah
Penelitian dilakukan di Laboratorium Kimia UMM Malang. Penelitian ini menggunakan
RAL (Rancangan Acak Lengkap) 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Faktor-faktor yang dicobakan
dalam penelitian ini adalah sebagai berikut, faktor pertama adalah cara penyimpanan (tidak
menggunakan pembungkus kantong plastik dan menggunakan pembungkus kantong plastik).
Faktor kedua adalah lama penyimpanan yang terdiri dari 3 macam perlakuan lama penyimpanan:
3 hari, 6 hari, 9 hari. Teknik analisis data menggunakan Analisis Varian (ANAVA). Jika ada
pengaruh yang signifikan dari perlakuan, analisis dilanjutkan dengan uji beda berupa Uji Jarak
Duncan (UJD) pada taraf signifikan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Tidak terdapat pengaruh interaksi antara cara
dan lama penyimpanan terhadap kandungan vitamin C dan antioksidan pada cabai merah. (2)
Terdapat pengaruh perbedaan lama penyimpanan terhadap kandungan vitamin C dan antioksidan
pada cabai merah. Kandungan vitamin C tertinggi terdapat pada lama penyimpanan 3 hari
dengan rerata sebesar 79,591 μg/ml dan kandungan aktivitas antioksidan pada lama
penyimpanan 3 hari dengan rerata sebesar 78,971%. (3) terdapat pengaruh cara penyimpanan
dingin terhadap kandungan vitamin C dan aktivitas antioksidan pada cabai merah. Kandungan
vitamin C pada cara penyimpanan menggunakan pembungkus kantong plastik dengan rerata
sebesar 66,757 μg/ml sedangkan kandungan antioksidan tertinggi diperoleh pada cara
penyimpanan menggunakan pembungkus kantong plastik dengan rerata sebesar 65.179 %
File Download
Abstrak-File.pdf Abstrak-File.ps
Full Text.pdf Full Text.ps


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment