Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Monday, July 29, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Studi Keanekaragaman Fauna Tanah Pada Perkebunan Jeruk Organik dan Anorganik Desa Bumiaji Kota Batu

Fauna tanah adalah fauna yang hidup di tanah, baik yang hidup di
permukaan tanah maupun yang terdapat di dalam tanah. peranan terpenting dari
fauna tanah di dalam ekosistemnya adalah sebagai perombak bahan organik yang
tersedia bagi tumbuhan hijau. Fauna tanah juga dapat dijadikan sebagai indikator
kesuburan tanah. Pertanian organik adalah sistem pertanian yang mengoptimalkan
kesehatan dan produktivitas agro-ekosistem secara alami. Jeruk merupakan
tanaman perkebunan yang di jadikan sebagai alternatif pengganti tanaman apel
oleh masyarakat Kota Batu Jawa Timur. Budidaya jeruk organik mempunyai
beberapa keuntungan dibandingan dengan jeruk anorganik, diantaranya adalah
budidaya jeruk organik lebih ramah lingkungan.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman fauna tanah di
perkebunan jeruk organik dan anorganik dan peranannya. Penelitian dilakukan
pada perkebunan jeruk organik dan anorganik di desa Bumiaji kota Batu pada
bulan Agustus – September 2009. Penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan
metode eksplorasi. Pengambilan data dilaksanakan dengan menggunakan metode
absolut (pengamatan langsung) pada masing-masing lahan 80 plot, dan metode
relatif dengan Pitfall Trap 9 buah dan Berlese Funnel 9 buah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perkebunan organik lebih
banyak ditemukan jumlahnya. Peran predator pada perkebunan jeruk organik
lebih tinggi dari pada anorganik, sedangkan peran hama pada perkebunan
anorganik lebih tinggi. Indeks nilai penting pada perkebunan organik didominasi
oleh famili Formicidae, dan anorganik didominasi oleh Famili Centipide. Jenis
seluruh (S), jumlah Seluruh (N) rata-rata perkebunan organik lebih tinggi,
sedangkan untuk Keragaman (H’), perkebunan anorganik lebih tinggi dari pada
organik. Pada analisis kandungan tanah pada perkebunan organik dan anorganik
menunjukkan bahwa kandungan karbon, Nitrogen, pH dan bahan organik (BO)
menunjukkan bahwa rata-rata perkebunan organik lebih tinggi kandungannya dari
pada perkebunan anorganik. Indeks koefisien kesamaan 2 lahan perkebunan jeruk
organik dan anorganik menunjukkan bahwa komunitas pada perkebunan organik
dan anorganik mempunyai kemiripan yang sangat rendah.
File Download
Abstrak-File.pdf Abstrak-File.ps
Full Text.pdf Full Text.ps



Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment