There was an error in this gadget

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Monday, July 22, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Pengaruh Pemberian Ekstrak Propolis terhadap Pertumbuhan Bakteri Pseudomonas aeruginosa

Propolis merupakan zat perekat yang dikumpulkan lebah pekerja dari
tunas, ranting, dan daun yang dihinggapi (Murtidjo, 1991). Propolis diproduksi
lebah dari getah yang diambil dari bagian tumbuh-tumbuhan yang menghasilkan
getah terutama tunas tumbuhan. Getah tersebut menjadi bahan dasar pembentuk
propolis. Propolis mengandung flavonoid, merupakan bahan aktif yang berfungsi
sebagai anti virus, anti bakteri, anti peradangan, dan anti oksidant. Sebagian ahli
menyatakan bahwa propolis merupakan sumber flavonoid, mengandung senyawa
alamiah yang ditemukan pada tanaman yang mengalami fotosintesis (Challem,
1995). Penelitian ini bertujuan untuk untuk: (1) mengetahui pengaruh ekstrak
propolis terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dan
Staphylococcus epidermidis (2) mengetahui konsentrasi ekstrak propolis yang
memberikan pengaruh terbaik dalam menghambat pertumbuhan bakteri
Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus epidermidis.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas MIPA
Universitas Brawijaya pada bulan Desember 2006 sampai Januari 2007 sedangkan
untuk proses ekstraksi proplis dilakukan di laboratorium kimia Universitas
Muhammadiyah Malang. Bakteri uji yang digunakan adalah Pseudomonas
aeruginosa dan Staphylococcus epidermidis yang diperoleh dari Fakultas
Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang. Penelitian ini bersifat
eksperimental dengan menggunakan RAL dengan 7 perlakuan yang terdiri dari
konsentrasi ekstrak propolis dengan ulangan sebanyak 3 kali untuk masingmasing
bakteri.
Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan menggunakan
Anava Tunggal kemudian dilanjutkan uji lanjut dengan menggunakan BNT (Beda
Nyata Terkecil) 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak propolis mempunyai
pengaruh yang sangat nyata terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas
aeruginosa dan Staphylococcus epidermidis. Konsentrasi ekstrak propolis yang
memberikan pengaruh terbaik dalam menghambat pertumbuhan bakteri
Pseudomonas aeruginosa adalah 70% dan untuk bakteri Staphylococcus
epidermidis adalah 60%.


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment