There was an error in this gadget

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Thursday, July 25, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Pengaruh Kultivar dan Umur Perkecambahan terhadap Kandungan Protein dan Vitamin E

Kultivar adalah sekelompok tumbuhan yang apabila dibudidayakan untuk
memperoleh keturunan akan tetap menurunkan ciri-ciri khas tumbuhan induknya seperti
bentuk, rasa, buah, warna dan ciri khas lainnya. Di duga apabila kultivar berbeda, maka
kandungan senyawa organik seperti protein dan vitamin E juga berbeda. Demikian pula
pada umur perkecambahan yang berbeda, di duga mengandung protein dan vitamin yang
berbeda. Hal tersebut didasari pada umur yang berbeda, terjadi tahapan metabolisme yang
berbeda. Salah satu contohnya adalah kedelai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk :
(1) mengetahui pengaruh perbedaan kultivar kedelai yang dikecambahkan terhadap
kandungan protein dan vitamin E, (2) mengetahui pengaruh perbedaan umur
perkecambahan terhadap kandungan protein dan vitamin E kecambah kedelai,
(3) mengetahui pengaruh interaksi antara kultivar dan umur perkecambahan yang berbeda
terhadap kandungan protein dan vitamin E kecambah kedelai.
Penelitian ini dilakukan di Jalan Joyo Tambaksari No. 9A Merjosari Malang.
Analisis kandungan protein dan vitamin E pada kecambah kedelai dilakukan di
Laboratorium Kimia UMM. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah kultivar kedelai yang
dikecambahkan yang terdiri dari 3 kultivar yaitu kultivar Anjasmoro, Kaba dan
Panderman. Sedangkan faktor yang kedua adalah umur perkecambahan yang terdiri dari
umur 48 jam, 56 jam, 64 jam, 72 jam dan 80 jam. Data yang diperoleh dalam penelitian
ini dianalisis dengan Teknik Analisis Varian (ANAVA) Dua Jalur. Jika ada pengaruh
yang signifikan dari perlakuan, analisis dilanjutkan dengan uji beda berupa Uji Jarak
Duncan (UJD) pada taraf signifikansi 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh kultivar terhadap
kandungan protein dan vitamin E pada kecambah kedelai. Kandungan protein tertinggi
diperoleh kultivar Panderman dengan rerata sebesar 13,20 %, sedangkan kandungan
vitamin E tertinggi diperoleh pada kultivar Panderman dengan rerata sebesar 6,68 mg dan
kultivar Kaba dengan rerata sebesar 6,61 mg. (2) Ada pengaruh perbedaan umur
perkecambahan terhadap kandungan protein dan vitamin E pada kecambah kedelai.
Kandungan protein tertinggi terdapat pada umur perkecambahan 48 jam dengan rerata
sebesar 18,97 % dan kandungan vitamin E tertinggi pada umur perkecambahan 56 jam
dengan rerata sebesar 7,58 mg. (3) Ada pengaruh interaksi antara kultivar dan umur
perkecambahan terhadap kandungan vitamin E. Kandungan vitamin E tertinggi terdapat
pada kultivar Anjasmoro pada umur perkecambahan 72 jam dengan rerata sebesar
7,62 mg. Sedangkan interaksi antara kultivar dan umur perkecambahan terhadap
kandungan protein tidak terdapat pengaruh yang signifikan.


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment