Referensi Skripsi Terbaru | Download Skripsi Gratis

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Saturday, July 27, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Pengaruh Ekstrak Daun Widuri (Calotropis gigantea) terhadap Pertumbuhan Bakteri Vibrio alginolyticus dan Aeromonas hydrophilla

Tanaman widuri merupakan tanaman semak tegak yang tingginya antara 0,5-3
m, mempunyai daun tunggal dan batang berbentuk bulat dan tebal. Tanaman widuri
termasuk salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai obat, karena terdapat banyak
kandungan kimia. Daun widuri banyak diperlukan karena mengandung zat glukosida,
kalotropin, sedikit damar, alban dan fluavil yang sangat baik bagi pengobatan sakit
gatal-gatal. Daun widuri juga mengandung saponon, flavonoid, polifenol, tanin dan
kalsium oksalat, berfungsi sebagai antivirus, antibakteri dan antijamur (Dalimartha,
2003). Udang windu (Penaeus monodon) merupakan salah satu jenis udang yang
potensial untuk dibudidayakan, Produksi udang windu dari tahun ke tahun semakin
menurun, Penyebab turunnya produksi udang windu disebabkan oleh turunnya
kualitas lingkungan sehingga meningkatkan penyebaran wabah penyakit. Bakteri
merupakan salah satu penyebab penyakit infeksi pada udang windu, bakteri Vibrio
alginolyticus merupakan bakteri patogen pada udang windu, udang windu yang
diserang biasanya berada pada stadium larva dan pascalarva. Amri (2003)
berpendapat bahwa gejala-gejala udang windu yang terinfeksi oleh bakteri Vibrio
alginolyticus adalah sebagai berikut tubuhnya tampak menyala pada malam hari,
tubuh menjadi lemah,tidak aktif berenang, nafsu makan berkurang, dan terdapat
bercak merah disetiap bagian tubuhnya. Bakteri Aeromonas hydrophilla merupakan
bakteri patogen pada udang windu, udang windu yang diserang adalah udang windu
dewasa, Afrianto (1992) mengemukakan bahwa gejala-gejala udang windu yang
terinfeksi oleh bakteri ini adalah warna tubuh menjadi gelap, kemampuan berenang
menurun, pendarahan pada organ hati dan insang, dan tubuhnya mengelembung
karena terdapat banyak cairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
pemberian ekstrak daun widuri terhadap pertumbuhan bakteri Vibrio alginolyticus dan
Aeromonas hydrophilla dan untuk mengetahui konsentrasi terbaik ekstrak daun widuri
terhadap pertumbuhan bakteri Vibrio alginolyticus dan Aeromonas hydrophilla.
Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Biologi Fakultas MIPA
Universitas Muhammadiyah Malang pada bulan Maret 2007 sampai April 2007.
Bakteri uji yang digunakan adalah Vibrio alginolyticus dan Aeromonas hydrophilla
yang diperoleh dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang. Penelitian ini
bersifat eksperimental dengan menggunakan RAL dengan 8 perlakuan yang terdiri
dari konsentrasi 30%, 35%, 40%, 45%, 50%, 55%, 60% dan 0%, konsentrasi yang
diperoleh berdasarkan hasil penelitian pendahuluan yang menunjukkan pada
konsentrasi 60% keatas semakin kecil zona hambat yang didapatkan. Dengan ulangan
sebanyak 4 kali untuk masing-masing bakteri.
Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan menggunakan
ANAVA tunggal kemudian dilanjutkan uji lanjut dengan menggunakan BNT (Beda
Nyata Terkecil) 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun widuri mempunyai
pengaruh yang sangat nyata terhadap pertumbuhan bakteri Vibrio alginolyticus dan
Aeromonas hydrophilla. Konsentrasi ekstrak daun widuri yang memberikan pengaruh
terbaik dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio alginolyticus adalah 40%
dengan nilai rata-rata zona hambat 10,713 mm dan untuk bakteri Aeromonas
hydrophilla adalah 55% dengan nilai rata-rata zona hambat 11,713 mm.


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment