Referensi Skripsi Terbaru | Download Skripsi Gratis

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Tuesday, July 23, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Pengaruh Pemberian Dekok Daun Sirih (Piper betle Linn.) terhadap Pertumbuhan Jamur Colletotrichum gloeosporioides Penz

Jamur Colletotrichum gloeosporioides Penz. dan Brotryodiplodia
theobromae Pat. merupakan jamur patogen pada tanaman mangga. Keduanya
menyebabkan rendahnya produksi dan kualitas buah mangga, terutama di daerah
Karangploso Kabupaten Malang. Jamur ini menyerang bagian batang, daun,
bunga, dan buah pada tanaman. Tanaman sirih mengandung senyawa fenol yang
bersifat fungistatik. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh
pemberian dekok daun sirih (Piper betle Linn.) terhadap pertumbuhan jamur
Colletotrichum gloeosporioides Penz. 2) Brotryodiplodia theobromae Pat.
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biologi Universitas
Muhammadiyah Malang pada bulan Mei sampai Juni 2007. Rancangan yang
digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 kali ulangan. Data
yang diperoleh berupa diameter pertumbuhan jamur pada media Potato Dextrosa
Agar (PDA). Data hasil penelitian dianalisis dengan anava tunggal dan di uji
lanjut dengan Uji Jarak Duncan (UJD) dengan taraf signifikansi 5 % untuk
mengetahui perlakuan paling baik dalam menghambat pertumbuhan koloni jamur.
Dekok daun sirih yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari pasar
Singosari, Malang. Konsentrasi yang digunakan adalah 0 g/l, 100 g/l, 125 g/l, 150
g/l, 175 g/l, dan 200 g/l.
Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh dekok daun sirih (Piper
betle Linn.) terhadap pertumbuhan jamur Colletotrichum gloeosporioides Penz.
dan Brotryodiplodia theobromae Pat. Pemberian dekok daun sirih pada jamur
Colletotrichum gloeosporioides Penz. ditemukan daya hambat paling besar pada
perlakuan 200 g/l, dan rerata diameter pertumbuhan koloni 53,92 mm. Pada jamur
Brotryodiplodia theobromae Pat. ditemukan daya hambat paling besar pada
perlakuan 125 g/l, dan rerata diameter pertumbuhan koloni 49, 27 mm


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment