There was an error in this gadget

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Monday, July 15, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Keanekaragaman Arthropoda Pada Lahan Padi Organik dan Anorganik

Pertanian organik merupakan kegiatan bercocok tanam yang akrab dengan
lingkungan dan berusaha meminimalkan dampak negatif bagi alam sekitarnya.
Penerapan pertanian organik dapat dijadikan pilihan atas bahaya yang ditimbulkan
oleh praktek pertanian konvensional yaitu penggunaan pestisida kimia dan pupuk
anorganik secara berlebihan. Arthropoda dalam pertanian dibagi menjadi 3 yaitu
herbivora (hama), karnivora (musuh alami) dan omnivora (pengurai). Aplikasi
pestisida kimia selain dapat mematikan hama juga dapat menyebabkan matinya
arthropoda predator yang mampu mengendalikan populasi hama. Sehingga
dengan penerapan pertanian organik diharapkan dapat meningkatkan
keanekaragaman arthropoda dan selanjutnya dapat meningkatkan kestabilan
ekosistem pada suatu lahan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai jenis Arthropoda
yang ada di lahan padi organik dan anorganik, serta untuk mengetahui
keanekaragaman komunitas Arthropoda di kedua lahan. Penelitian ini dilakukan
di Desa Bantengan Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri, Laboratorium
Biologi Universitas Islam Negeri Malang dan Laboratorium Kimia Universitas
Muhammadiyah Malang, pada bulan Desember-Januari 2007. Penelitian ini
dilakukan pada lahan seluas 1000 m2, menggunakan metode ekplorasi, yaitu
dengan mengadakan pengamatan terhadap 2 petak tanaman padi yang berbeda,
terdiri dari penerapan pertanian organik dan anorganik. Pengamatan dilakukan
dengan metode mutlak (pengamatan secara visual dan metode nisbi (dengan alat
perangkap pit fall traps).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arthropoda pada lahan padi organik
dan anorganik terdiri dari 2 kelompok yaitu Insekta dan Arachnida. Pada lahan
organik peranan Arthropoda sebagai herbivor 69 spesies, predator 153 spesies,
prasitoid 8 spesies detritivor 56 polinator 1 spesies dan serangga netral 1 spesies.
Pada lahan anorganik Arthropoda herbivor 56 spesies, predator 83 spesies
parasitoid 3 spesies, detritivor 39 spesies dan serangga netral 1 spesies. Penerapan
pertanian organik dan anorganik berpengaruh terhadap bertambahnya
keanekaragaman Arthropoda. Secara kumulatif pada lahan organik diperoleh jenis
arthropoda (S) 35 spesies jumlah Arthropoda (N) 291 individu, sedangkan lahan
anorganik jenis arthropoda (N) 29 spesies jumlah Arthropoda (N) 188 individu.
Indeks keanekaragaman (H’), Tingkat kesamaan (E) dan kekayaan jenis (R) lebih
tinggi pada lahan organik dibandingkan lahan anorganik. Kedua lahan mempunyai
tingkat kesamaan komunitas tinggi karena letaknya yang berdekatan. Kedua lahan
mempunyai Arthropoda dominan yang sama yaitu famili Coccinelidae dan Famili
Isotomidae. Rata-rata kandungan organik (C/N, BO dan N) pada lahan padi
organik lebih tinggi dibandingkan lahan padi anorganik


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment