Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Wednesday, July 17, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Pengaruh Pemberian Tepung Bekicot (Achatina fulica) sebagai Subtitusi Tepung Ikan

Bekicot merupakan jenis hewan dari kelas Gartropoda yang telah lama
dikenal dan dibudidayakan secara luas oleh peternak di wilayah Indonesia.
Ditinjau dari kandungan gizinya, bekicot mengandung kadar protein yang cukup
tinggi. Kandungan protein dapat digunakan sebagai bahan alternatif penyusunan
ransum untuk menggantikan tepung ikan yang harganya relatif mahal. Kandungan
protein tersebut dapat dimanfaatkan oleh unggas termasuk burung puyuh untuk
pertumbuhan, penggantian jaringan tubuh yang rusak, dan proses pembentukan
telur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung bekicot
(Achatina fulica) sebagai subtitusi tepung ikan di dalam ransum terhadap produksi
dan kualitas telur pada burung puyuh (Coturnix coturnix japonica).
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dalam 5 ulangan, apabila terdapat perbedaan
yang nyata dilanjutkan dengan Uji Jarak Duncan (UJD) 0,05. Perlakuan yang
digunakan adalah tepung bekicot (Achatina fulica) dengan konsentrasi 0%, 5%,
10%, 15%, 20%, dan 25%. Penelitian dilakukan di kandang percobaan yang
berlokasi di Desa Tawangrejo, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Analisis
sampel pakan dilakukan di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Universitas
Brawijaya Malang. Analisis kualitas telur dilakukan di Laboratorium Teknologi
Hasil Ternak Universitas Brawijaya Malang dan di Laboratorium Kimia
Universitas Muhammadiyah Malang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung bekicot (Achatina fulica)
berpengaruh terhadap produksi telur, kualitas kerabang telur, indeks putih telur,
serta kandungan protein telur, tetapi tidak memberikan pengaruh terhadap indeks
kuning telur. Konsentrasi tepung bekicot yang mampu meningkatkan produksi
telur ditemukan pada konsentrasi 25%. Konsentrasi yang meningkatkan kerabang
telur terdapat pada konsentrasi 10%. Konsentrasi yang terkait dengan peningkatan
indeks putih telur adalah konsentrasi 0% (kontrol). Konsentrasi yang mampu
meningkatkan kandungan protein telur ditemukan pada konsentrasi 25%.


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment