Referensi Skripsi Terbaru | Download Skripsi Gratis

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Wednesday, July 17, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Studi Keanekaragaman Pollinator Di Perkebunan Apel Organik Dan Anorganik

Pollinator atau enthomophily adalah serangga yang berperan dalam
polinasi.Polinasi merupakan salah satu cara reproduksi sexsual tanaman dengan cara
pemindahan polen dari anther  ke stigma. Tingkat polinasi yang kurang baik tidak
hanya mengurangi hasil tanaman tetapi dapat menurunkan produksi tanaman
khususnya pada buah apel.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui
keanekaragaman serangga pollinator pada lahan apel organik dan anorganik serta
menganalisis peran komunitas pollinator pada kedua lahan tersebut. Penelitian ini
dilakukan pada lahan apel organik dan anorganik di desa Bumiaji pada fase bunga,
pada bulan Januari-Pebruari 2008. Penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan
metode eksplorasi. Pengambilan data dilaksanakan dengan metode absolute (
pengamatan langsung) dengan  masing-masing lahan 100 plot dan 10 kali ulangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lahan organik dan anorganik
ditemukan 4 subfamili. Kesamaan kedua lahan ditemukan 4 subfamili, Indeks Nilai
Penting didominasi oleh subfamili Apinae pada kedua lahan. Jenis seluruh (S),
Jumlah Seluruh (N), Nilai Indeks keanekaragaman (H`), tingkat kesamaan (E),
kekayaan jenis (R) rata-rata lahan organik dan anorganik hampir sama pada ulangan
kesatu sampai dengan ulangan kelima. Koefesien kesamaan 2 lahan organik dan
anorganik menunjukkan nilai 0,917 hal ini mendekati satu yang mengisyaratkan
bahwa komunitas pada lahan organik dan anorganik hampir sama, akan tetapi pada
ulangan keenam setelah dilakukan penyemprotan inseksida pada lahan anorganik
antara kedua lahan menunjukkan perbedaan yang signifikan. Jumlah Seluruh (N)
pada lahan organik 314 dan pada lahan anorganik 48. Koefesien kesamaan 2 lahan
organik dan anorganik setelah penyemprotan inseksida menunjukkan nilai 0,274 hal
ini mendekati nol yang mengisyaratkan bahwa komunitas pada lahan organik dan
anorganik sangat  berbeda. Rata-rata koefesien kesamaan 2 lahan organik dan
anorganik dengan uji T menunjukkan ada perbedaan antara keanekaragaman
pollinator di perkebunan apel organik dan anorganik. 


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment