There was an error in this gadget

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Sunday, July 21, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Pengaruh Pemberian Zat Pengatur Tumbuh BAP (6- Benzil Amino Purine) Terhadap Perkecambahan Biji Kapas

Al-Qur’an surat A’raaf ayat 26 menyatakan “Hai anak Adam
Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup
auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. dan pakaian takwa Itulah yang
paling baik. yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan
Allah, Mudah-mudahan mereka selalu ingat”. Ayat ini menerangkan bahwa
dalam islam serat kapas sangat penting bagi manusia. Salah satu kegunaan kapas
adalah sebagai bahan dasar untuk membuat pakaian, dimana allah memerintahkan
berpakaian pada manusia tidak lain untuk menutup auratnya baik laki-laki
maupun perempuan. Kapas merupakan salah satu tanaman penghasil serat yang
penting karena serat kapas merupakan bahan baku industri tekstil. Plasma nutfah
merupakan sumber daya genetik yang tak ternilai yang berpotensi besar untuk
dimanfaatkan menjadi varietas (bibit) yang unggul dan bisa meningkatkan
produksi kapas nasional. Koleksi plasma nutfah di indonesia terancam punah dan
mati karena viabilitas dan vigornya rendah. Salah satu cara untuk meningkatkan
vigor dan viabilitas kapas yang rendah dengan perlakuan invigorasi benih yaitu
dengan pemberian ZPT BAP (6- Benzil Amino Purine)
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui pengaruh konsentrasi BAP
terhadap perkecambahan biji kapas; 2) Mengetahui pengaruh lama perendaman
didalam BAP terhadap perkecambahan biji kapas ;3) Mengetahui pengaruh
interaksi konsentrasi dan lama perendaman di dalam BAP terhadap
perkecambahan biji kapas. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium
Pemuliaan, Plasma Nutfah dan Pembenihan Balai Penelitian Tembakau dan Serat
(BALITTAS) KarangPloso Malang pada bulan november sampai desember.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah RAL faktorial, terdiri dari 2 faktor.
Faktor pertama konsentrasi BAP yaitu 0 ppm, 5 ppm, 10 ppm, 25 ppm, 50 ppm,
75 ppm, 100 ppm. Faktor kedua lama perendaman yaitu 3 dan 6 jam. Parameter
yang diamati meliputi daya kecambah, vigor, DHL, panjang akar, berat basah
akar, berat kering akar, panjang hipokotil, berat basah hipokotil, dan berat kering
hipokotil.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan BAP berpengaruh
terhadap perkecambahan benih kapas. Pelakuan BAP yang berpengaruh yaitu
pada konsentrasi 5 ppm dengan lama perendaman 6 jam terhadap parameter daya
kecambah, vigor, panjang akar, berat basah akar, panjang hipokotil dan berat
kering hipokotil. Tetapi prosentase yang dihasilkan dibawah prosentase daya
berkecambah dan vigor awal.


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment