Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Saturday, August 3, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Studi Keanekaragaman dan Pola Distribusi Tumbuhan Paku di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Zona Pemanfaatan Tradisional merupakan salah satu zona yang terdapat di
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN.BTS). Kawasan ini banyak
dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar serta pengunjung karena dihuni oleh
berbagai jenis keanekaragaman flora dan fauna, salah satunya adalah tumbuhan
paku. Tumbuhan paku adalah tumbuhan kormus berspora yang bersifat
kosmopolitan yang mempunyai banyak manfaat. Penelitian bertujuan untuk
mengidentifikasi keanekaragaman jenis, mengetahui pola distribusi, dan
mengetahui Indeks Nilai Penting (INP) tumbuhan paku yang menyusun vegetasi
di TN.BTS.
Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2011, di Zona Pemanfaatan
Tradisional, TN.BTS dan Laboraturium Optik serta Ekologi Jurusan Biologi,
Fakultas Sains dan Teknologi di UIN Maliki Malang. Area pengambilan sampel
tumbuhan paku dilakukan di Awal Zona Pemanfaatan mulai dari arah Kota
Malang sampai Ranu Pani yang berjarak ± 10 km. Rancangan penelitian yang
digunakan adalah deskriptif kuantitatif yaitu mendiskripsikan tentang
keanekaragaman dan pola distribusi jenis tumbuhan paku terestrial. Metode yang
digunakan adalah transek yaitu dengan membagi awal Zona Pemanfaatan
Tradisional sampai Ranu Pani menjadi 10 titik pengamatan dengan ukuran 1
km/titik pengamatan. Pada masing-masing titik pengamatan diletakkan garis
transek sepanjang 100 m2 sebanyak 10 transek. Sepanjang garis transek dibuat
plot ukuran 2 x 2 m2 dengan tempat tertentu yang dipilih secara acak (Metode
Random Purposive Sampling). Tumbuhan paku diidentifikasian menggunakan
Ferns of Malaysia in Colour (Piggot, 1988), Flora of Thailand, Pteridophyta
(Iwatsuki dan Iwatsuki, 1979, 1985, 1988, 1989), Key to The Families Of Ferns
And Fern Allies in Australia (McCarthy, 1998) dan Jenis Paku Indonesia (LIPI,
1980).
Hasil penelitian menemukan 12 Famili yang terdiri dari 17 spesies. Indeks
Nilai Penting tertinggi adalah jenis Pteridium aqulinum L (160, 38%) sedangkan
Indeks Nilai Penting terendah adalah jenis Selaginella intermedia (Bl.) Spring dan
Gleichenia linearis (Burm) dengan nilai yang sama (1,70%). Indeks
Keanekaragaman 1,68 dengan dominansi 0,32 menunjukkan tumbuhan paku di
TN.BTS tergolong sedang. Berdasarkan analisis Indeks Morisita pola distribusi
tumbuhan paku di TN.BTS cenderung mengelompok (clumped).


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment