Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Friday, August 2, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Struktur Komunitas Tumbuhan Bawah dan Jenis-jenisnya Yang Berpotensi Sebagai Obat

Keanekaragaman sumber daya hayati Indonesia termasuk dalam golongan tertinggi di dunia, jauh lebih tinggi daripada keanekragaman sumber daya hayati di Amerika maupun Afrika tropis, apalagi bila dibandingkan dengan daerah beriklim sedang dan dingin. Jenis tumbuh-tumbuhan di Indonesia secara keseluruhan ditaksir sebanyak 25.000 jenis atau lebih dari 10 persen dari flora dunia. Tumbuhan bawah merupakan komponen penting dalam ekosistem hutan yang harus diperhitungkan perannya. Kehadiran tumbuhan bawah diharapkan dapat mengurangi gangguan terhadap hutan sejenis dan seumur yang secara ekologis sangat rentan. Komposisi dan keanekaragaman tumbuhan bawah ikut menentukan struktur hutan yang pada akhirnya akan berpengaruh pada fungsi ekologis hutan. Tumbuhan bawah juga menjadi salah satu bagian dari fungsi hutan serta menjadi penyusun struktur hutan yang memiliki fungsi ekologis, ekonomis dan sebagai bahan obat-obatan.
Penelitian ini di laksanakan pada bulan Juni – Juli 2011 di Taman Hutan Raya R. Soerjo Batu-Malang. Sampel di ambil dari 8 stasiun dan pada setiap stasiun dipasang 1 transek dengan panjang 10m, jarak antar transek 200m dan dalam satu transek terdiri dari 5 plot yang berukuran 2x2 m untuk habitus semak, di dalam plot 2x2m terdapat sub plot 1x1m untuk habitus herba. Sampel spesies yang telah ditemukan di identifikasi dengan menggunakan buku kunci flora dan atlas tanaman obat Indonesia
Hasil penelitian ditemukan 59 spesies dengan spesifikasi 40 spesies dari habitus herba dan 19 spesies dari habitus semak. Adapun spesies dari habitus herba adalah Eclipta prostrate L, Emilia sonchifolia(L), Euphatorium riparium L, Tridax Spesies yang paling mendominasi pada habitus herba adalah Oxalis corniculata hal ini di tunjukkan dengan nilai INP 12,60. Pada habitus semak INP tertinggi adalah Microsorium zippelit (BI) hing dengan nilai INP 32,48 %. Tumbuhan bawah yang berpotensi sebagai obat di temukan sebanyak 31 jenis dari 15 suku yang semuanya dari habitus herba, untuk habitus semak tidak ditemukan tumbuhan yang berpotensi sebagai obat.


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment