Referensi Skripsi Terbaru | Download Skripsi Gratis

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Thursday, August 8, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Pengaruh Pemberian Tepung Lumbricus rubellus Terhadap Kadar Enzim Transaminase (SGPT dan SGOT)

Berdasarkan pengalaman empiris, cacing tanah dapat dijadikan obat berbagai penyakit pada manusia, salah satunya penyakit tifus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Hal ini diduga karena tubuh cacing tanah mengandung zat-zat antimikroba diantaranya enzim lysozyme, agglutinin, lytic factor, dan lumbricin. Dewasa ini, untuk mempermudah pengobatan penyakit tifus, dibuatlah obat berbentuk tepung dengan bahan dasar cacing tanah. Pengolahan dengan suhu 500C dapat mempengaruhi keefektifan tepung Lumbricus rubellus dalam mengatasi penghambatan bakteri Salmonella typhi secara in vivo. Namun kekurangtepatan pemilihan dosis dan lama pemberian akan mempengaruhi keefektifitasan tepung Lumbricus rubellus dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi, lama pemberian, dan interaksi yang optimal pemberian tepung Lumbricus rubellus yang berguna dalam pengobatan penyakit tifus.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 (dua) faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi pemberian tepung cacing Lumbricus rubellus (konsentrasi 32%, 48%, dan 60%). Faktor kedua adalah lama pemberian tepung cacing Lumbricus rubellus (7 hari dan 14 hari). Data dianalisis dengan perhitungan Analisis Varians (Two Way ANOVA), jika menunjukkan beda nyata maka diuji lanjut dengan uji BNJ 1%.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian tepung Lumbricus rubellus berpengaruh terhadap penurunan kadar enzim transaminase (SGPT dan SGOT) pada Rattus novergicus yang terinfeksi Salmonella typhi. Nilai rerata kadar SGPT Rattus novergicus yang terinfeksi Salmonella typhi (P1 dan P2) sebesar 111,982 U/l dan 123,498 U/l, sedangkan pada A1, A2, B1, B2, C1, dan C2 masing-masing adalah 98,183 U/l, 90,440 U/l, 88,057 U/l, 56,091 U/l, 75,376 U/l, dan 44,773 U/l. Begitu juga pada kadar SGOT mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Rattus novergicus yang terinfeksi Salmonella typhi. Pada penelitian ini diketahui bahwa pemberian tepung Lumbricus rubellus dosis 60% selama 14 hari sudah dapat menurunkan kadar SGPT dan SGOT Rattus novergicus yang terinfeksi Salmonella typhi.


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment