Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Friday, June 12, 2015

Analisis Usaha Tani Dan Pemasaran Anthurium Gelombang Cinta ( Studi Kasus : Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupeten Deli Serdang)

Verawaty S., Nency
Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2008 di Kecamatan Tanjung Morawa. Daerah penelitian ditentukan secara purpossive dengan dasar pertimbangan bahwa di daerah ini terdapat pengusaha usahatani Anthurium Gelombang Cinta dengan jumlah populasi petani sebanyak 10 KK dengan luas lahan rata – rata 75 m2 / KK dan jumlah produksi rata – rata 881.5 pot / KK / tahun, dan penarikan sampel dilakukan dengan cara sensus yaitu seluruh pengusaha ( pemilik usahatani ) Anthurium Gelombang Cinta di Desa Bangun Sari dijadikan sampel. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Penelitian ini memiliki beberapa identifikasi masalah yang dianalisis dengan metode analisis yang sesuai, yaitu analisis deskriftif dan dan analisis tabulasi sederhana untuk menghitung curahan tenaga kerja, biaya produksi, penerimaan pendapatan dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1. Pengelolaan usahatani Anthurium Gelombang Cinta di daerah penelitian sudah intensif dengan teknik perbanyakan melalui biji dan pemeliharaan yang baik. 2. Usahatani Anthurium Gelombang Cinta memberi kesempatan kerja kepada tenaga kerja yang terdapat di daerah penelitian. sebesar 235, 12 HKP per petani dan 133,37 HKP per 500 pot 3. Total biaya produksi untuk usahatani Anthurium Gelombang Cinta ini adalah sebesar Rp. 26.382.168,75 per petani dan Rp. 14.964.361,17 per 500 pot. Adapun komponen biaya produksi terdiri dari biaya sarana produksi, biaya tenaga kerja, biaya lahan dan biaya penyusutan antara lain :  Biaya sarana produksi usahatani Anthurium Gelombang Cinta adalah sebesar 68,02 % per petani dan 68,02 % per 500 pot.  Biaya tenaga kerja usahatani Anthurium Gelombang Cinta adalah sebesar 22,28 % per petani dan 22,27 % per 500 pot.  Biaya lahan usahatani Anthurium Gelombang Cinta adalah sebesar Rp. 4,27 % per petani dan 4,26 % per 500 pot.  Biaya penyusutan usahatani Anthurium Gelombang Cinta adalah sebesar 5,44 % per petani dan 5,43 % per 500 pot. 4. Total penerimaan usahatani Anthurium Gelombang Cinta per tahun adalah sebesar Rp. 57.802.500 per petani dan Rp. 32.786.443,56 per 500 pot dan pendapatan bersih usahatani Anthurium Gelombang Cinta per tahun adalah sebesar Rp. 31.420.331,25 per petani dan Rp. 17.822.082,39 per 500 pot. 5. Saluran pemasaran pada pemasaran Anthurium Gelombang Cinta yaitu saluran dimana petani langsung menjual ke konsumen. 6. Besarnya biaya pemasaran pada usahatani Anthurium Gelombang Cinta yang berumur 3 – 4 bulan sebesar Rp. 5.950 per pot, tanaman yang berumur 5 – 6 bulan sebesar Rp. 7.800 per pot , tanaman yang berumur 7 – 9 bulan sebesar Rp. 10.340 per pot dan tanaman yang berumur 10 – 12 bulan sebesar Rp. 12.500 per pot. 7. Pemasaran Anthurium Gelombang Cinta di daerah penelitian efisien dimana tingkat efisiensinya lebih kecil dari 50 %. 8. Masalah yang dihadapi pengusaha dalam usahatani Anthurium Gelombang Cinta di daerah penelitian adalah terbatasnya modal untuk membangun rumah kasa dan sulitnya dalam penyediaan pupuk dan obat – obatan. Masalah dalam pemasaran antara lain harga Anthurium Gelombang Cinta mahal maka peminat atau konsumen Anthurium Gelombang Cinta terbatas dan Anthurium Gelombang Cinta ini belum banyak dikenal masyarakat luas sehingga pemasarannya kurang lancar. 9. Upaya untuk mengatasi masalah usahatani Anthurium Gelombang Cinta ini adalah petani ini meminjam modal kepada bank, lembaga perkreditan ataupun kerabat dan terdapat jalinan kerjasama antara petani dan pedagang anthurium tersebut dan pembentukan koperasi bagi pemilik usahatani. Upaya dalam masalah pemasaran melakukan promosi dan mengikuti pameran tanaman hias yang dilakukan Dinas Pertanian.

Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment