Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Wednesday, June 10, 2015

Beberapa Faktor Sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Kesempatan Kerja, Produktivitas Dan Pendapatan Petani Sayur Mayur Di Kabupaten Karo (Kasus : Wortel, Tomat atau Kol di Desa Merdeka, Kecamatan Merdeka)

Lilis S. Sirait
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besar kesempatan kerja yang tercipta dari usahatani sayur-mayur, pengaruh faktor luas lahan, pola tanam dan jumlah komoditi terhadap kesempatan kerja petani sampel, pengaruh faktor sosial ekonomi (tingkat pendidikan, pengalaman bertani, tingkat kosmopolitan, jumlah tanggungan keluarga dan luas lahan) terhadap produktivitas lahan petani sampel, pengaruh faktor sosial ekonomi (tingkat pendidikan, pengalaman bertani, tingkat kosmopolitan, jumlah tanggungan keluarga dan luas lahan) terhadap produktivitas tenaga kerja, pengaruh faktor sosial ekonomi (tingkat pendidikan, pengalaman bertani, tingkat kosmopolitan, jumlah tanggungan keluarga dan luas lahan) terhadap pendapatan petani sampel, masalah-masalah pada usahatani petani sampel serta upaya-upaya dalam mengatasi masalah tersebut. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Sampel adalah petani yang mengusahakan sayur-mayur (wortel, tomat atau kol). Pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Besar kesempatan kerja untuk tiap petani sampel berbeda, mulai dari petani sampel dengan kesempatan kerja terkecil sebesar 10,5 HKP/tahun hingga petani dengan kesempatan kerja terbesar sebesar 304,9 HKP/tahun. 2. Faktor luas lahan, jumlah komoditi dan pola tanam secara serempak berpengaruh nyata terhadap kesempatan kerja petani sayur-mayur. 3. Faktor sosial ekonomi (tingkat pendidikan, pengalaman bertani, tingkat kosmopolitan, jumlah tanggungan keluarga dan luas lahan) berpengaruh tidak nyata terhadap produktivitas lahan petani sayur-mayur. 4. Faktor sosial ekonomi (tingkat pendidikan, pengalaman bertani, tingkat kosmopolitan, jumlah tanggungan keluarga dan luas lahan) berpengaruh tidak nyata terhadap produktivitas tenaga kerja petani sayur-mayur. 5. Faktor sosial ekonomi (tingkat pendidikan, pengalaman bertani, tingkat kosmopolitan, jumlah tanggungan keluarga dan luas lahan) berpengaruh tidak nyata terhadap pendapatan petani sayur-mayur. 6. Masalah yang dihadapi petani sayur-mayur adalah serangan penyakit tanaman, tingginya harga pupuk, kelangkaan pupuk subsidi dan pupuk palsu. 7. Upaya untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi petani sayur-mayur adalah penggunaan pestisida, pengurangan dosis pupuk, ketelitian dalam membeli pupuk dan membeli pupuk dari distributor pupuk atau toko pupuk yang terpercaya. Berdasarkan hasil penelitian maka diharapkan kepada pemerintah agar memberikan perhatian lebih kepada petani, baik itu berupa penanganan masalah harga pupuk, distribusi pupuk maupun pupuk palsu. Selain itu, pelatihan dan penyuluhan tentang budidaya tanaman sayur-mayur perlu ditingkatkan kembali, khususnya tentang penggunaan pupuk organik. Selain itu, kepada petani diharapkan agar lebih memperkaya pengetahuan dan wawasannya tentang usahatani yang dikelolanya, terutama dalam hal penanganan hama dan penyakit tanaman serta alternatif pupuk untuk mengatasi masalah tingginya harga pupuk. Kepada peneliti selanjutnya, diharapkan untuk lebih teliti dalam mengadakan penelitian, terutama dalam penentuan sampel. Selain itu perlu diperhatikan pula unit satuan variabel yang digunakan agar tidak terjadi kesalahan dalam analisis hasil penelitiannya.

Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment