There was an error in this gadget

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Wednesday, June 10, 2015

Evaluasi Perkembangan Usahatani Kakao Di Kabupaten Tapanuli Utara (Studi Kasus : Desa Pagaran Pisang Kecamatan Adian Koting Kabupaten Tapanuli Utara)

Simon K.V. Napitupulu
Alasan pemilihan judul ini karena tanaman kakao merupakan salah satu tanaman perkebunan yang penting dalam perekonomian Indonesia umumnya dan Sumatera Utara khususnya. Kakao merupakan salah satu komoditi ekspor yang dapat meningkatkan devisa negara dan menyerap tenaga kerja. Di Sumatera Utara pada umumnya, dan Tapanuli Utara khususnya tanaman kakao kurang berkembang, dan masih kurang perhatian khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan usahatani kakao di daerah penelitian, dan mengetahui kelayakan usahatani kakao secara finansial di daerah penelitian. Untuk mencapai tujuan itu, maka diajukan beberapa hipotesis sebagai berikut: 1) Perkembangan usahatani kakao selama 5 tahun terakhir mengalami peningkatan di daerah penelitian 2) Sub-sub sistem agribisnis (input, budidaya, pengolahan, pemasaran) kakao di daerah penelitian mengalami perkembangan yang signifikan. 3) Secara finansial usahatani kakao layak untuk diusahakan di daerah penelitian. 4) Ada masalah-masalah yang dihadapi petani dalam pengembangan produksi usahatani kakao di daerah penelitian 5) Ada upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah-masalah dalam pengembangan produksi usahatani kakao di daerah penelitian Lokasi penelitian ditentukan secara purpossive, pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan secara Simple Random Sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 30 sampel. Data yang dikumpulkan adalah berupa data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari data yang diambil dari lapangan sesuai dengan kuesioner. Sedangkan data sekunder bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara dan BPS Kabupaten Tapanuli Utara, Monografi Desa, dan Dinas Perkebunan Kabupaten Tapanuli Utara dari tahun 2003-2007. Hasil analisis menunjukkan bahwa luas tanam usahatani selama 5 tahun terakhir (2003-2007) di daerah penelitan mengalami kenaikan sebesar 73 ha atau sekitar 96,05%. Produksi usahatani kakao selama 5 tahun terakhir (2003-2007) di daerah penelitian mengalami kenaikan sebesar 49,75 ton atau sekitar 92,23%. Perkembangan sub-sub sistem agribisnis (input produksi, pengolahan, pemasaran) mengalami peningkatan. Usahatani kakao di daerah penelitian layak diusahakan karena memiliki rata-rata nilai ROI sebesar 163%. Artinya dengan penggunaan modal 100%, maka usahatani memberikan keuntungan sebesar 163%. Masalah-masalah yang terjadi di daerah penelitian adalah serangan hama dan penyakit, harga kakao yang rendah dibandingkan dengan tempat lain, kurangnya pengetahuan petani dengan informasi pasar, transportasi yang tidak lancer karena jalan rusak, modal yang terbatas, tidak adanya lembaga yang menyatukan petani, kurangnya penyuluhan kepada masyarakat petani. Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah sebagai berikut : pemberantasan hama dan penyakit, berusaha meningkatkan harga dengan cara mengetahui informasi harga di pasaran dan membentuk kelompok tani, meminta bantuan pemerintah dan menggalakkan gotong royong untuk memeperbaiki jalan rusak, meminjam modal, menggalakkan penyuluhan kepada masyarakat Dari hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa diharapkan kepada petani agar dapat memanfaatkan sarana dan prasarana produksi dengan seefisien mungkin, agar hasil yang diperoleh maksimal, petani kakao perlu mengajukan kepada pemerintah untuk membentuk suatu lembaga misalnya KUD, Koperasi Pertanian, Kelompok Tani, Pemerintah sebaiknya memberikan bantuan kepada petani dalam bentuk bantuan sarana dan prasarana produksi, modal, penyuluhan, dan perlu diadakannya penelitian lebih lanjut mengenai usahatani kakao yang belum dijelaskan pada penelitian ini.

Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi

Artikel Terkait: