There was an error in this gadget

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Thursday, June 11, 2015

Inventarisasi Agroforestri Sebagai Pendukung Agropolitan Di Kabupaten Simalungun

Hutauruk, Syamsul Richard
Program Agropolitan di Kabupaten Simalungun telah dicanangkan sejak tahun 2002 sebagai model Pembangunan Pertanian. Dalam Program Agropolitan terdapat Program agroforestri sudah dicanangkan pemerintah Sumatera Utara pada tahun 2005 melalui master plan pengembangan kawasan agropolitan dataran tinggi bukit barisan. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan kegiatan agroforestri, apa saja jenis dan kelompok kegiatan agroforestri, mengetahui dukungan keberadaan agroforestri terhadap peningkatan pendapatan petani, mengetahui dukungan keberadaan agroforestri tersebut terhadap konservasi dan mengetahui permasalahan yang ada dalam pengembagan program agroforestri di kawasa agropolitan. Penentuan lokasi penelitian ditentukan berdasarkan pertimbangan karena Kabupaten Simalungun merupakan salah satu daerah yang memiliki hutan produksi paling luas di kawasan agropolitan dataran tinggi Sumatera Utara yaitu jenis hutan produksi 109.042,22 Ha (78,59 %) melalui snowball sampling 32 petani. Data dianalisis secara deskriptif tabulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sejak tahun 2005 program agroforestri telah dicanangkan di dalam Master Plan Pengembangan Kawasan Agropolitan Dataran Tinggi Bukit Barisan, kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Kehutanan Kabupaten Simalungun. Kegiatan tersebut adalah :Pembibitan tanaman kehutanan di Kawasan Agropolitan, Pemeliharaan batas hutan di Kawasan Agropolitan. Pada tahun 2005 bibit yang diberikan adalah jenis kayu(ingul,mahoni,pinus) dan jenis MPTS (Multi Purpose Tree Spesies) seperti buah-buahan yang diberikan Dinas Kehutanan Kabupaten Simalungun kepada petani sebanyak 200.000 batang. Terdapat tiga (3) kecamatan yang menerapkan atau melaksanakan sistem agroforestri yaitu Kecamatan Raya, Kecamatan Purba, Kecamatan Dolok Pardamean. Sistem agroforestri yang petani terapkan adalah jenis agrisilvikultur dan kelompok kegiatannya modern. Dukungan keberadaan agroforestri terhadap agropolitan yaitu dari jenis komoditi yang diusahakan oleh petani misalnya kopi, cabai, tomat, jagung, dan kayu ingul yang diusahakan petani pada lahan usahatani mereka. Selain itu, pendapatan usahatani yang mereka peroleh diatas rata-rata PDRB per kapita atas dasar harga konstan Kabupaten Simalungun pada tahun 2008 adalah sebesar Rp 5.916.134 dan juga dalam jangka panjang mereka akan memperoleh pendapatan tambahan dari penjualan kayu ingul yang mereka usahakan secara bersama-sama dengan tanaman semusim pada lahan mereka yaitu satu kubik kayu ingul dijual seharga Rp 4.000.000. Dukungan keberadaan agroforestri terhadap konservasi dapat memberikan manfaat biofisik dan ekonomis. Permasalahan pengembanga program agroforestri dikawasan agropolitan: Petani tidak mengerti konsep agroforestri Berkurangnya minat petani karena pendapatan yang diperoleh dari penanaman kayu ingul sangat lama. Pemilikan lahan yang sempit. Pengolahan lahan yang sulit karena terdapat tanam keras.

Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment