Referensi Skripsi Terbaru | Download Skripsi Gratis

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Monday, June 15, 2015

Pengaruh Penambahan Gula Dan Lama Fermentasi Terhadap Nata De Pina Yang Dihasilkan

Ramadhani, Surya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan gula dan lama fermentasi terhadap nata yang dihasilkan dari air nenas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 4 x 4 terdiri dari 2 faktor dengan 2 ulangan. Faktor I, Penambahan Gula (S) terdiri dari 4 taraf, yaitu : SI (0 %), S2 (5 %), S3 (10 %), S4 (15 %),. Faktor II, Lama Fermentasi (L) terdiri dari 4 taraf, yaitu : Ll (5 Hari), L2 (10 Hari), L3 (15 Hari), L4 (20 Hari). Parameter yang diamati adalah : Rendemen (%), Ketebalan Nata (mm), pH Cairan yang Tinggal, TSS Cairan yang tinggal (0 Brix) dan Tekstur (Skor). Basil penelitian dianalisa secara statistik, menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: 1. Rendemen (%) Penambahan Gula memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap rendemen yang dihasilkan. Rendemen tertinggi diperoleh pada perlakuan S4 yaitu 13.731 % dan yang terendah diperoleh pada perlakuan SI yaitu 3.879 %. Lama Fermentasi memberi pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap rendemen yang diliasilkan. Rendemen tertinggi diperoleh pada perlakuan L4 yaitu 10.776 % dan yang terendah diperoleh pada perlakuan L1 yaitu 7.140.% Interaksi penambahan gula dan lama fermentas] memberi pengaruh tidak nyata terhadap rendemen sehingga pengujian lebih lanjut dengan uji Least Significant Range (LSR) tidak dilanjutkan. 2. Ketebalan Nata (mm) Penambahan Gula memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap ketebalan nata yang dihasilkan. Ketebalan nata tertinggi diperoleh pada perlakuan S4 yaitu 9.488 mm dan yang terendah diperoleh pada pedakuan Sl yaitu 0.650 mm. Lama F ermentasi memberi pengaruh yang berbeda sangat nyata. terhadap ketebalan nata yang dihasiI kan. Ketebalan nata tertinggi diperoleh pada perlakuan L4 yaitu 6.425 mm dan yang terendah diperoleh pada perlakuan L1 yaitu 3.988 mm. Interaksi penambahan gula dan lama fermentasi memberi pengaruh tidak nyata terhadap ketebalan nata sehingga pengujian lebih lanjut dengan uji Least Significant Range (LSR) tidak dilanjutkan. 3. pH Caiaran Yang Tinggal. Penambahan Gula memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap pH eairan yang tingga1. pH eairan yang tinggal tertingbri diperoleh pada per1akuan S 1 yaitu 3.526 dan yang terendah diperoleh pada perlakuan S4 yaitu 2.443. Lama Fermentasi memberi pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap pH cairan yang tinggal. pH cairan yang tinggal tertinggi diperoleh pada perlakuan L 1 yaitu 3.570 dan yang terendah diperoleh pada perlakuan L4 yaitu 2.528. Interaksi penambahan gula dan lama fermentasi memberi pengaruh tidak nyata terhadap pH cairan yang tinggal sehingga pengujian lebih lanjut dengan uji Least Significant Range (LSR) tidak dilanjutkan. 4. Total Soluble Solid (TSS) Cairan yang Tinggal C' Brix). Penambahan Gula memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap TSS cairan yang tingga1. TSS cairan yang tinggal tertinggi diperoleh pada perlakuan S4 yaitu 11.313 0 Brix dan yang terendah diperoleh pada perlakuan S 1 yaitu 0.538 0 Brix. Lama F ermentasi memberi pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap TSS cairan yang tinggal. TSS cairan yang tinggal tertinggi diperoleh pada perlakuan Ll yaitu 6.713 0 Brix dan yang terendah diperoleh pada perlakuan L4 yaitu 4.688 (I Brix .. Interaksi penambahan gula dan lama fermentasi memberi pengaruh tidak nyata terhadap TSS cairan yang tinggal sehingga pengujian lebih lanjut dengan uji Least Significant Range (LSR) tidak dilanjutkan. 5. Tekstur (Skor). Penambahan Gula memberikan perigaruh yang berbeda sangat nyata terhadap tekstur nata yang dihasilkan. Tekstur nata tertinggi diperoleh pada perlakuan S4 yaitu 2.600 dan yang terendah diperoleh pada pedak.'U31l Sl yaitu 1.288. Lama Fermentasi memberi pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap tekstur nata yang dihasilkan. Tekstur nata tertinggi diperoleh pada perlakuan L4 yaitu 2.175 dan yang terendah diperoleh pada perlakuan L 1 yaitu 1. 713 Interaksi penambahan gula dan lama fermentasi memberi pengaruh tidak nyata terhadap tekstur sehingga pengrtiian lebih la111ut dengan 11.;i Least Significant Range (LSR) tidak dilanjutkan.

Download Skripsi



 Jasa Pembuatan Skripsi

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment