Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Saturday, July 28, 2012

Download Tesis Pendidikan Manajemen Bisnis : Nilai Budaya Dalam Tradisi Tenun Sambas Sebagai Sumber Pembelajaran Pendidikan IPS


Nilai Budaya Dalam Tradisi Tenun Sambas Sebagai Sumber Pembelajaran  Pendidikan IPS

Latar Belakang Nilai Budaya Dalam Tradisi Tenun Sambas Sebagai Sumber Pembelajaran 
Kebudayaan bangsa Indonesia ialah kebudayaan yang timbul sebagai budi daya rakyat Indonesia seluruhnya. Setiap masyarakat tentu memiliki kebudayaan, karena kebudayaan merupakan respon manusia terhadap persoalan hidup yang dihadapi di tengah-tengah masyarakat. Masalah yang ada di masyarakat Sambas pada saat ini, yaitu adanya klaim negara Malaysia dan Brunei Darussalam terhadap kain tenun Sambas. Berdasarkan sumber http://batampos.co.id 1 Juli 2009 menyatakan ”Malaysia sepertinya tidak bosan mengklaim karya Indonesia, tenun ikat kerajinan Sambas, Kalimantan Barat, diakui sebagai produk negeri jiran itu. Kadis Perindag Provinsi Kalbar Dody S. Wardaya menemukan tenun ikat Sambas yang diberi label made in Malaysia.” Selanjutnya, kain tenun songket Sambas dapat dilihat dan dipajang di Museum Brunei Dasussalam.

Tujuan Penelitian Nilai Budaya Dalam Tradisi Tenun Sambas Sebagai Sumber Pembelajaran 
Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui perkembangan tradisi tenun Sambas saat ini; (2) Untuk mengetahui potensi nilai budaya dalam tradisi tenun Sambas; (3) Untuk menganalisis strategi pengembangan nilai budaya dalam tradisi tenun Sambas sebagai sumber pembelajaran pendidikan IPS.

Metode Penelitian Nilai Budaya Dalam Tradisi Tenun Sambas Sebagai Sumber Pembelajaran 
Penelitian Nilai Budaya Dalam Tradisi Tenun Sambas Sebagai Sumber Pembelajaran ini menggunakan metode penelitian naturalistik, dengan pendekatan phenomenologi dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan pada saat peneliti berada di lapangan sampai peneliti menyelesaikan kegiatan di lapangan. 

Hasil Penelitian Nilai Budaya Dalam Tradisi Tenun Sambas Sebagai Sumber Pembelajaran 
Hasil yang diperoleh dari penelitian Nilai Budaya Dalam Tradisi Tenun Sambas Sebagai Sumber Pembelajaran ini: (1) Masyarakat Melayu Sambas telah mulai mengenal dan melakukan praktek menenun secara tradisional, baik teknik ikat maupun teknik songket pada masa pemerintahan Raden Bima yaitu pada tahun 1668-1708. Sejak masa itulah menenun menjadi seni kerajinan dan diwariskan secara turun temurun sampai sekarang. Perkembangan tradisi tenun Sambas terutama terlihat dalam hal penciptaan ragam motif tenun Sambas. (2) Potensi nilai budaya dalam tradisi tenun Sambas dilihat dari perspektif pengembangan nilai dalam pembelajaran pendidikan IPS yaitu nilai ekonomi, nilai estetis, dan nilai sosial. Nilai ekonomi dilihat dari hasil penjualan tenun Sambas yang dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup. Nilai estetis dilihat dari indahnya ragam motif tenun Sambas. Nilai sosial dilihat dari bentuk kerja sama dan pengorbanan waktu dan tenaga dalam menyelesaikan pekerjaan menenun. (3) Nilai budaya dalam tradisi tenun Sambas ini dapat diintegrasikan dalam pembelajaran pendidikan IPS yaitu sebagai sumber nilai dalam kegiatan pembelajaran pendidikan IPS. Nilai budaya dalam tradisi tenun Sambas penting untuk diajarkan kepada peserta didik karena pembelajaran pendidikan IPS mengacu kepada tiga ranah pembelajaran: (a) kognitif, peserta didik perlu mengetahui alat-alat tenun dan fungsinya, dan pengetahuan mendesain atau merancang berbagai motif tenun; (b) afektif, peserta didik menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap budaya tenun Sambas, dengan adanya sikap empati untuk mempatenkan aneka ragam motif tenun Sambas; (c) psikomotor, peserta didik perlu terampil menenun untuk melestarikan tradisi tenun Sambas. 

Kata kunci: budaya, tenun, pembelajaran.
Daftar Isit_bis_0808040_table_of_content.pdf
Bab It_bis_0808040_chapter1.pdf
Bab IIt_bis_0808040_chapter2.pdf
Bab IIIt_bis_0808040_chapter3.pdf
Bab IVt_bis_0808040_chapter4.pdf
Bab Vt_bis_0808040_chapter5.pdf
Daftar Pustakat_bis_0808040_bibliography.pdf



Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment