Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Saturday, August 10, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Pengaruh Suhu dan Lama Penyimpanan Terhadap Viabilitas Benih Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L).

Kacang hijau merupakan salah satu dari kelompok tanaman kacangkacangan
yang penting di Indonesia, sebab tumbuhan ini memiliki banyak
manfaat dalam kehidupan sehari-hari yaitu sebagai sumber bahan pangan
berprotein nabati tinggi. Hal yang perlu diperhatikan dalam penyimpanan benih
adalah terjadinya deteriorasi (kemunduran mutu) benih oleh faktor suhu dan lama
penyimpanan. Suhu ruang simpan berperan dalam mempertahankan viabilitas
benih selama penyimpanan, suhu rendah lebih baik dari pada suhu yang tinggi
untuk penyimpanan benih. Semakin rendah suhu penyimpanan penurunan
viabilitas benih dapat semakin dikurangi, sedangkan semakin tinggi suhu semakin
meningkat laju penurunan viabilitas benih. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap viabilitas benih
kacang hijau (P. radiatus L).
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Jurusan
Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada
bulan Mei-Juli 2011. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental
menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri atas 2
faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah suhu penyimpanan benih dengan
-70°C, -5°C, 3°C dan 26°C. Sedangkan faktor kedua adalah perlakuan lama
penyimpanan 0 hari, 30 hari, 60 hari dan 90 hari. Data yang diperoleh dari
penelitian ini dianalisis dengan analisis varian, dan untuk mengetahui perlakuan
terbaik dilakukan uji (DMRT) dengan taraf signifikansi 5%.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh suhu dan lama
penyimpanan terhadap viabilitas benih kacang hijau. Suhu ruang simpan
berpengaruh nyata terhadap viabilitas benih kacang hijau, benih yang di simpan
dalam ruang simpan bersuhu -70°C tetap memiliki viabilitas paling tinggi
dibandingkan benih yang disimpan pada ruang dengan suhu yang lebih tinggi,
yang ditunjukkan dengan variabel daya kecambah dan vigor. Lama penyimpanan
berpengaruh nyata terhadap viabilitas benih kacang hijau, benih yang di simpan
selama penyimpanan 30 hari memiliki viabilitas paling tinggi dibandingkan benih
yang disimpan selama 90 hari, yang ditunjukkan dengan variabel daya kecambah,
vigor, waktu berkecambah dan panjang kecambah. Terdapat pengaruh interaksi
yang nyata antara suhu dan lama penyimpanan terhadap viabilitas benih kacang
hijau, yang di tunjukkan oleh variabel daya kecambah dan vigor. Penyimpanan
dalam ruang simpan dengan suhu-70°C dan -5°C lebih mampu mempertahankan
viabilitas benih selama masa penyimpanan 30 hari dibandingkan benih yang di
simpan pada suhu kamar (26°C) dan 3°C.


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment