Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Saturday, August 3, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT OLEH MASYARAKAT SUKU USING DI KECAMATAN GLAGAH KABUPATEN BANYUWANGI

Pengetahuan tentang pemanfaatan tumbuhan merupakan hal yang sangat penting. Melihat begitu banyaknya jenis tumbuhan yang ada, namun hanya sedikit yang masih dimanfaatkan, jadi tidak jarang tumbuhan hanya dianggap sebagai gulma yang harus dimusnahkan. Salah satu suku yang masih mememanfaatkan tumbuhan dan lingkungannya untuk keperluan pengobatan yaitu Suku Using. Suku Using ini berdomisili di Kabupaten Banyuwangi. Jawa Timur, Indonesia. Pengetahuan Suku Using tentang pemanfaatan tumbuhan disampaikan secara lisan oleh leluhur dari generasi ke generasi. Namun ada kecenderungan bagi generasi muda kurang mengetahui manfaat tumbuhan sebagai obat yang ada disekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonservasi pengetahuan lokal (indigenous knowledge) dan pemanfaatan tumbuhan sebagai obat oleh Masyarakat Suku Using di Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai bulan Juni 2001 di Desa Kemiren, Desa Glagah, Desa Olesari dan Desa Paspan, Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif dengan metode surve, wawancara terstruktur (structured interview) dan wawancara semi-terstruktur. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Suku Using di empat desa contoh Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi. Penentuan responden ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling yang terdiri dari: masyarakat yang mengerti tentang tumbuhan obat dengan batasan: dapat mengemukakan jenis tumbuhan dan kegunaannya untuk obat, serta cara menggunakannya sebagai obat. Adapun responden penelitian ini yang mewakili ke empat desa yaitu: Desa Kemiren, 30 responden termasuk di dalamnya 5 informan kunci. Desa Glagah, 25 responden termasuk di dalamnya 4 informan kunci. Desa Olesari, 24 responden termasuk di dalamnya 3 informan kunci dan Desa Paspan, 14 responden termasuk di dalamnya 3 informan kunci.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui terdapat 55 spesies tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat. Spesies tumbuhan yang sering dimanfaatkan sebagai komponen utama dalam bahan baku pengobatan tradisional, baik oleh masyarakat umum maupun pengobat tradisional adalah tumbuhan rimpang-rimpangan (jari suku Zingiberaceae seperti jahe, kencur, temukunci, kunci pepet, kunyit, lengkuas, lempuyang dan temulawak. Bagian tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan untuk obat adalah daun sebesar 30%, rimpang sebesar 27%, bunga sebesar 13%, batang sebesar 9%, akar sebesar 6% dan getah 7%. Sumber perolehan tumbuhan obat yang sering dimanfaatkan adalah dari hasil budidaya sendiri sebesar 39%, tumbuh liar/tumbuh sendiri 32%, sedangkan tumbuhan yang dibeli dipasar hanya 29%.


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment