There was an error in this gadget

Mega Paket CD Interaktif

Jasa Pembuatan Skripsi

Jasa Pembuatan Skripsi
Jasa Pembuatan Skripsi

Saturday, August 3, 2013

Download Skripsi Gratis Biologi : Penggunaan Multi Isolat Bakteri Pelarut Fosfat, Pupuk SP36 dan Pupuk Organik Cair

Kedelai (Glycine max L. Merril) merupakan komoditas tanaman pangan
yang mengandung protein cukup tinggi. Kebutuhan Masyarakat terhadap kedelai
(Glycine max L. Merril) terus meningkat, akan tetapi peningkatan produksi
tanaman Kedelai (Glycine max L. Merril) mengalami kendala dengan tidak
tersedianya wilayah produksi yang permanen sehingga mudah tergeser oleh
tanaman pangan yang lain. Oleh karena itu peningkatan produktifitas tanaman
kedelai (Glycine max L. Merril) diarahkan pada lahan masam yang berada di Luar
Jawa, sedangkan tanah masam pada umumnya memiliki kandungan Al, Fe, Mn
yang sangat tinggi dan N, P, K, Ca, Mg, dan Mo yang sangat rendah, hal inilah
yang menyebabkan terjadinya kendala pada peningkatan produksi kedelai
(Glycine max L. Merril) di Tanah Masam. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui apakah penggunaan pupuk organik cair, pupuk anorganik (SP36) dan
pupuk hayati (inokulsi bakteri pelarut Fosfat) dapat peningkatkan produktifitas
tanaman kedelai (Glycine max L. Merril)di tanah masam.
Penelitian ini dilaksanakan pada Tanggal 01 Februari 2010 – 30 Juni 2011
di Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (BALITKABI)
Malang. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (3 faktor) diulang 3 kali.
Faktor pertama: tanpa pupuk cair/dengan pupuk cair, faktor ke-2 dosis SP36: 0g /
3gram / 6gram perpot. Faktor ke-3 Inokulasi Bakteri Pelarut Fosfat: tanpa Inokulsi
/ inokulasi bakteri M1 / Inokulasi bakteri M2 / inokulasi bakteri M1+M2 /
Inokulasi Komersil.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk SP36
pada takaran 3 gram dapat meningkatkan berat kering tanaman sebanyak 0.94
gram/tanaman. Pemberian pupuk SP36 sebanyak 3 gram yang dikombinasikan
dengan Inokulasi multi bakteri pelarut Fosfat M1 dapat meningkatkan hasil biji
17.7%, interaksi multi isolat bakteri pelarut Fosfat, pupuk SP36 dan pupuk
organik cair dapat meningkatkan hasil biji sebanyak 76%.


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment